Mutu Institute kembali sukses menyelenggarakan Pelatihan RSPO Supply Chain Certification Standard (SCCS) 2020 yang dilaksanakan pada tanggal 17–18 September 2026 secara virtual melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 7 peserta dari PT Angso Duo Sawit yang berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi dalam memahami dan menerapkan sistem sertifikasi rantai pasok kelapa sawit berkelanjutan berdasarkan standar RSPO Supply Chain Certification Standard (SCCS) 2020.
Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Mutu Institute dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di industri kelapa sawit, khususnya dalam memahami mekanisme keterlacakan produk, persyaratan sertifikasi, serta penerapan sistem pengendalian rantai pasok yang sesuai dengan standar RSPO.
Melalui kegiatan Pelatihan RSPO SCCS 2020, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar SCCS, model rantai pasok RSPO, persyaratan implementasi sistem, pengelolaan multilokasi, Sistem Kendali Internal (SKI), hingga ketentuan khusus untuk produk turunan kelapa sawit.
Pembahasan Dasar dan Cakupan RSPO SCCS 2020 Bersama Narasumber Berpengalaman



Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan materi secara komprehensif dari Bapak Tolantiga Hamdani selaku narasumber yang berpengalaman dalam bidang RSPO Supply Chain Certification Standard (SCCS).
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan dan pelaksanaan pre test untuk mengetahui pemahaman awal peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti pembahasan materi:
- Bagian 1: Umum & Cakupan RSPO SCCS 2020
- Bagian 2: Definisi, Istilah & Persyaratan Umum RSPO SCCS
Materi Umum & Cakupan RSPO SCCS 2020 membahas dasar penerapan standar rantai pasok RSPO, tujuan sertifikasi, struktur sertifikasi rantai pasok, serta model rantai pasok yang digunakan dalam sistem RSPO.
Peserta juga memahami bahwa RSPO SCCS memiliki fungsi penting dalam menjaga integritas rantai pasok produk RSPO, menetapkan sistem kontrol dan audit, serta menjadi dasar dalam proses sertifikasi oleh lembaga sertifikasi pihak ketiga.
Selanjutnya, pembahasan dilanjutkan dengan materi Definisi, Istilah & Persyaratan Umum RSPO SCCS yang mencakup pemahaman istilah penting dalam standar SCCS, persyaratan penerapan sistem rantai pasok, proses audit, dokumentasi, serta pengendalian rekaman sebagai bukti penerapan sistem.
Memahami Model Rantai Pasok, Audit, dan Sistem Pengendalian RSPO SCCS
Pada hari kedua, peserta mendapatkan materi lanjutan mengenai:
- Bagian 3: Multilokasi dan Sistem Kendali Internal (SKI)
- Bagian 4: Lampiran 6 – Aturan untuk Oleokimia dan Turunannya
Melalui materi Multilokasi dan Sistem Kendali Internal (SKI), peserta mempelajari konsep pengelolaan sertifikasi bagi organisasi yang memiliki lebih dari satu lokasi operasional.
Pembahasan mencakup peran kantor pusat dalam mengendalikan sistem, tanggung jawab setiap lokasi, serta pentingnya Sistem Kendali Internal (SKI) untuk memastikan penerapan standar SCCS berjalan secara konsisten.
Selain itu, peserta memahami fungsi SKI dalam mendukung kesiapan organisasi menghadapi audit, mulai dari identifikasi risiko, pengendalian internal, pengelolaan ketidaksesuaian, hingga penyediaan bukti kepatuhan.
Pada sesi terakhir, peserta mendapatkan pembahasan mengenai Lampiran 6: Aturan untuk Oleokimia dan Turunannya.
Materi ini memberikan pemahaman mengenai penerapan RSPO SCCS pada industri oleokimia, prinsip rantai pasok produk turunan sawit, konsep nilai konversi input-output, serta identifikasi produk yang termasuk dalam cakupan standar tersebut.
Pembahasan ini membantu peserta memahami pentingnya sistem keterlacakan dalam memastikan produk turunan kelapa sawit dapat memenuhi persyaratan keberlanjutan dan mendukung klaim sertifikasi RSPO.
Meningkatkan Kesiapan Implementasi Sistem Rantai Pasok RSPO
Pelaksanaan Pelatihan RSPO SCCS 2020 berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Peserta memperoleh kesempatan untuk membahas berbagai aspek teknis terkait penerapan sistem rantai pasok RSPO dalam kegiatan operasional perusahaan.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami persyaratan RSPO SCCS 2020, meningkatkan kesiapan organisasi dalam proses sertifikasi, serta menerapkan sistem pengelolaan rantai pasok yang transparan, terdokumentasi, dan berkelanjutan.
Mutu Institute menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Angso Duo Sawit, seluruh peserta, serta Bapak Tolantiga Hamdani selaku narasumber yang telah mendukung keberhasilan penyelenggaraan Pelatihan RSPO SCCS 2020 Periode September 2026.
Sebagai lembaga pelatihan profesional, Mutu Institute akan terus menghadirkan program pengembangan kompetensi yang relevan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penerapan standar keberlanjutan di berbagai sektor industri Indonesia.


Tingkatkan Kompetensi ISPO Bersama Mutu Institute
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program sertifikasi ISPO, pelatihan perkebunan kelapa sawit, dan jadwal pelatihan lainnya, kunjungi Layanan Pelatihan Mutu Institute atau hubungi tim kami melalui kontak yang tersedia.
Hubungi kami melalui WhatsApp di 0819-1880-0012 (Admin Mutu Institute) untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai program pelatihan.
Ikuti juga berbagai update kegiatan dan informasi pelatihan melalui:
- Instagram Mutu Institute
- YouTube Mutu Institute
- Facebook Mutu Institute
Kunjungi website resmi kami di www.mutuinstitute.com.
FAQ
Apa itu RSPO SCCS?
RSPO SCCS atau Supply Chain Certification Standard merupakan standar yang mengatur sistem sertifikasi rantai pasok produk kelapa sawit bersertifikat RSPO untuk memastikan keterlacakan dan integritas produk sepanjang rantai pasok.
Siapa yang perlu memahami RSPO SCCS?
RSPO SCCS penting dipahami oleh perusahaan, auditor, konsultan, praktisi industri kelapa sawit, serta organisasi yang terlibat dalam pengelolaan produk sawit bersertifikat RSPO.
Apa manfaat mengikuti Pelatihan RSPO SCCS?
Pelatihan RSPO SCCS membantu peserta memahami persyaratan standar, model rantai pasok, sistem dokumentasi, proses audit, serta kesiapan implementasi sertifikasi dalam organisasi.
Mengapa penerapan RSPO SCCS penting bagi industri kelapa sawit?
Penerapan RSPO SCCS membantu memastikan produk sawit bersertifikat memiliki sistem keterlacakan yang jelas, mendukung transparansi rantai pasok, dan memenuhi persyaratan keberlanjutan.
