Peraturan Penyelenggaraan Sertifikasi ISPO Perkebunan Kelapa Sawit

Sertifikasi ISPO telah berlangsung di Indonesia sejak tahun 2011. Standar ini dibuat dalam rangka mendukung pemerintah dalam memenuhi komitmen terkait keberlangsungan kelapa sawit Indonesia.

Sertifikasi ISPO pada dasarnya merupakan kebijakan untuk memenuhi komitmen pemerintah Indonesia dalam upaya penurunan efek gas rumah kaca dari proses industri minyak kelapa sawit. Penyelenggaraan sistem sertifikasi ini sebenarnya telah berjalan sejak tahun 2011.

Namun seiring dengan munculnya berbagai perkembangan, pencapaian, hambatan, masalah, tantangan, dan tuntutan, kebijakan tersebut pun mengalami beberapa pembaharuan hingga kini menghasilkan Peraturan Presiden No. 44 Tahun 2020 tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (ISPO).

Latar Belakang ISPO

Permintaan dunia terhadap minyak sawit terus meningkat setiap tahun seiring dengan bertambahnya populasi masyarakat dan meluasnya aplikasi minyak sawit di berbagai bidang. Kondisi tersebut menjadikan minyak kelapa sawit sebagai minyak nabati dengan pangsa produksi paling besar di dunia.

Indonesia pun menjadi salah satu pemasok minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Produksi kelapa sawit di Indonesia pada 2014 adalah 31, juta ton dari total produksi seluruh dunia sebesar 59,6 juta ton. Adapun pada semester pertama tahun 2020, tercatat produksi kelapa sawit nusantara menembus angka 23,47 juta ton.

Tingginya tingkat produksi komoditas ini—yang juga diprediksi akan terus mengalami peningkatan—dikhawatirkan akan mengabaikan prinsip-prinsip keberlanjutan alias sustainability.

Hal tersebut berpotensi menimbulkan hilangnya tutupan dan kawasan hutan, hilangnya keanekaragaman hayati, terganggunya keseimbangan ekosistem, melonjaknya emisi gas rumah kaca, hingga munculnya konflik sosial dengan masyarakat di kawasan perkebunan.

Perbedaan RSPO dan ISPO

RPO dan ISPO pada dasarnya sama-sama bertujuan untuk menekan risiko berkurangnya tutupan hutan. Keduanya mensyaratkan adanya identifikasi stok karbon sebelum pembukaan lahan sebagai upaya menurunkan emisi gas rumah kaca. Kendati begitu, RSPO dan ISPO adalah dua sistem yang sama sekali berbeda.

  • RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) merupakan organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 2004 dengan anggotanya adalah para pemangku kepentingan (multistakeholder) di sepanjang rantai pasok minyak kelapa sawit. RSPO hadir sebagai bentuk respon terhadap permintaan konsumen yang mensyaratkan minyak sawit diproduksi dan diperdagangkan secara berkelanjutan.

Tujuan pokok RSPO tidak lain adalah mempromosikan produksi, perdagangan, dan penggunaan minyak kelapa sawit berkelanjutan melalui kerja sama di sepanjang rantai pasok dan dialog terbuka antar-multistakeholder. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, RSPO pun membentuk Certification Working Group dengan anggotanya merupakan berbagai kelompok pemangku kepentingan guna menyusun sebuah standar yang dikenal sebagai RSPO Principles & Criteria, RSPO P&C (Prinsip dan Kriteria Kerja untuk Produksi Minyak Sawit Berkelanjutan).

  • Sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) merupakan persyaratan yang disusun pemerintah Indonesia berdasarkan komitmen pemerintah Indonesia dalam rangka memperbaiki keberlanjutan industri kelapa sawit Indonesia sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Pedoman ISPO pun diluncurkan pada tahun 2011 oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian.

Maksud diluncurkannya ISPO adalah untuk memastikan peraturan perundang-undangan mengenai perkebunan kelapa sawit diterapkan sebagaimana mestinya. Dengan demikian, minyak sawit dapat diproduksi secara berkelanjutan sekaligus mendukung komitmen Presiden Republik Indonesia dalam mengurangi efek gas rumah kaca.

Peraturan Pemerintah tentang Sertifikasi ISPO

Permen Penyelenggaraan Sertifikasi ISPO Perkebunan Kelapa Sawit

ISPO dibentuk pada tahun 2009 dan berjalan sejak 2011 melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 19/Permentan/OT.140/3/2011 tentang Pedoman Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesian Sustainable Paml Oil/ISPO).

Peraturan tersebut kemudian dicabut dan diganti dengan Peraturan Menteri Pertanian nomor 11/Permentan/OT.140/3/2015 tentang Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesian Sustainable Palm Oil Certification System/ISPO).

Adapun beberapa hal yang krusial yang diimplementasikan dapat pembukaan lahan kelapa sawit baru sesuai dengan prinsip ISPO antara lain sebagai berikut.

  • Adanya SOP atau instruksi maupun prosedur teknis pembukaan site baru kelapa sawit.
  • Pembukaan lahan dilakukan dengan cara tanpa adanya pembakaran serta tetap memperhatikan konservasi lahan.
  • Setiap pelaku usaha wajib memenuhi studi kelayakan dan AMDAL sebelum melakukan pembukaan lahan.
  • Adanya rencana kerja tahunan (RKT) pembukaan lahan baru.
  • Aktivitas pembukaan lahan harus didokumentasikan dan dilengkapi pernyataan pelaku usaha bahwa pembukaan lahan tersebut dilakukan tanpa bahan bakar.

Namun, beberapa hambatan, masalah, tuntutan, dan tantangan turut mewarnai aturan tersebut seperti:

  1. pemahaman bersama tentang konsep dasar keberlangsungan (sustainability) dalam pengembangan dan pengelolaan kelapa sawit;
  2. mekanisme kelembagaan penyelenggaraan sertifikasi ISPO yang dinilai tidak transparan;
  3. substansi prinsip, kriteria, indikator, dan indikator sistem sertifikasi ISPO yang dinilai sebagian pihak terlalu mencerminkan kepentingan nasional;
  4. isu legalitas dan dan pembiayaan sertifikasi ISPO;
  5. masih banyaknya isu negatif tentang dunia kelapa sawit Indonesia yang dimunculkan oleh (khususnya) negara-negara pasar ekspor kelapa sawit Indonesia; dan
  6. dinilai perlunya peraturan yang mengatur tentang ISPO dibuat dalam bentuk perundang-undangan yang lebih tinggi seperti dalam bentuk Peraturan Presiden.

Atas beberapa hal tersebut, penguatan sistem sertifikasi ISPO pun mulai dilakukan sejak tahun 2016. Presiden Republik Indonesia kemudian menetapkan Peraturan Presiden No. 44 Tahun 2020 tentang Sistem Sertifikasi ISPO yang diundangkan pada 16 Maret 2020.

Perbedaan Permentan 11/2015 dan Perpres 44/2020

Berikut adalah beberapa perbedaan mendasar Permentan 11/2015 dan Perpres 44/2020 sebagaimana yang tertuang dalam masing-masing dokumen produk hukum.

Tentang Permentan 11/2015 Perpres 44/2020
Komponen 10 Bab 14 Pasal + Lampiran 7 Bab 30 Pasal
Ruang Lingkup 1.      Persyaratan Prinsip dan Kriteria ISPO

2.     Lembaga Pendukung Sertifikasi ISPO

3.      Lembaga Konsultan

4.      Lembaga Pelatihan

5.      Kegiatan Sertifikasi ISPO

6.      Tata Cara Sertifikasi ISPO

7.      Organisasi Sertifikasi ISPO

8.      Penyelesaian Sengketa

9.      Pembiayaan

10.  Sanksi Administratif

1.     Sertifikasi ISPO

2.      Kelembagaan

3.      Keberterimaan, daya saing pasar, dan peran serta

4.      Pembinaan dan pengawasan

5.      Sanksi

 

Kewajiban Sertifikasi ISPO 1.      Wajib bagi Perusahaan Perkebunan.

2.      Sukarela bagi Usaha Kebun Plasma, Usaha Kebun Swadaya, dan Perusahaan Perkebunan yang memproduksi minyak kelapa sawit untuk energi terbaharukan

1.      Wajib bagi Perusahaan Perkebunan dan Pekebun (perorangan maupun kelompok)
Pemberian Sanksi Diberikan oleh Gubernur atau Bupati/Walikota berupa penurunan kelas kebun, peringatan tertulis, hingga pencabutan izin usaha Diberikan oleh Menteri berupa teguran tertulis, denda, pemberhentian sementara dari Usaha Perkebunan Kelapa Sawit, dan pembekuan sertifikat ISPO dan/atau pencabutan sertifikat ISPO.

Jika dijabarkan lebih lanjut, ada beberapa perbedaan lain yang cukup mencolok antara dua produk hukum tersebut. Sebagaimana disebutkan, Perpres 44/2020 mewajibkan sertifikasi bagi pekebun pula.

Namun, sumber dana sertifikasi untuk pekebun dapat diperoleh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara alias APBN, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah alias APBD, dan/atau sumber keuangan lainnya yang sah sesuai aturan perundang-undangan. Adapun nantinya dana tersebut disalurkan melalui kelompok, gabungan, atau koperasi kelompok pekebun.

Di samping itu, pejabat terkait yang terlibat pun berbeda. Permentan 11/2015 Komisi ISPO diketahui oleh pejabat setara eselon I yang membidangi perkebunan dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Pertanian.

Sementara itu, kelembagaan Perpres 44/2020 dibuat dalam bentuk KOmite ISPO dengan ketuanya adalah Menteri dan terdiri atas unsur pemerintah, akademis, pemantau independen, dan tentu saja asosiasi pelaku usaha.

Sertifikasi ISPO merupakan sebuah persyaratan dan standar yang disusun pemerintah Indonesia dalam rangka memenuhi komitmen menjaga keseimbangan ekosistem saat melakukan kegiatan industri kelapa sawit. ISPO dan RSPO tidaklah sama kendati keduanya memiliki tujuan umums serupa. Adapun kini peraturan tentang ISPO yang berlaku adalah Perpres No. 44 Tahun 2020.

Ingin melakukan Sertifikasi ISPO namun masih bingung dengan syarat dan prosedur Serfikasi ISPO? Segera hubungi kami melalui [email protected] atau 0819-1880-0007Jangan tunda untuk melakukan Sertifikasi ISPO

Baca juga: Update terbaru Prosedur Sertifikasi ISPO 2021

kincir88hebitopperi hokiperihokiduta 76https://abc1131aa.com/cakar76https://www.abc1131.it.com/stc76duta76duta76 loveduta76 careduta76bduta76 sejiwaduta76 lokasiterdekatduta76 africafuelduta76 oscarmykeduta76 naptimepkduta76 daikinduta76 raes-munichduta76 destyduta76 bio-linkduta76 lynkduta76 heylinkduta76 bioduta76 radarkeduabc1131https://abc1131-daftar.mssg.me/https://pttun-palembang.go.id/slot gacor qrishttps://ampawsbetx.store/AWSBETslot thailandslot thailand gacorhttps://wealthdynamics.geniusu.com/sm/lanskap game modern 2026 takhta mahjong ways fenomena gates of olympus dan revolusi scatter hitamgates of olympus 1000 mendorong inovasi pengali bertingkat 2026pola putaran otomatis dorong transformasi akumulasi multiplier 2026pengembang perbaharui kombinasi simbol premium game gates of olympuspola jam terbuka ubah frekuensi kemunculan simbol premium dalam gamemahjong wins logika fuzzymahjong wins 3 dinamika scatterwild bandito semakin populer dan menjadi favoritmengkaji fenomena starlight princes berdasarkan trenmengupas cara jitu mahjong ways dari perspektifdata historis bonanza sweet sebagai referensi analisisblack scatter mahjong wins 3 dikaji dari tampilan simbolmenelusuri perbedaan variasi gates of olympus melalui fitureksplorasi portal digital gatot kaca dan wild banditomengenal sistem odds dan hubungannya dengan kombinasi parlayedukatif mengupas cara menilai pola spin data permainantinjau sistem parlay dan mahjong ways dari sudut pandangmisteri scatter hitam dan kemunculannya dalam permainanmengenal teori black jack dan dasar perhitunan peluangplatform mahjong online membawa perspektif masa kinipembahasan sistem permainan pragmatic playmengulas black scatter dan mekanisme bonus dalam permainanmenilai trik pola dengan probabilistik agar lebih terukurevaluasi detail karakter pg soft dan pragmatic playmengenal permainan kartu joker dan dasar aturan yang wajib di pahamimengenal casino modern melalui perkembangan teknologisstrategi mengatur tembakan dalam permainan tembak ikanperkembangan game mobile indonesia mahjong waysekspansi spade gaming menghadirkan perspektif baruperan mahjong ways dalam mempertahankan indentitaseksplorasi rujak bonanza 1000 melalui visual cerahteknologi real time memperkaya elemen mahjong ways wins 2pembahasan mendalam jade legends mengenai konsep visualmembahas sistem habanero untuk mengenali fungsi fiturestetika karakter game online terbaik menggabungkan warnainspirasi regenerasi kulit dipadukan super scatter olympussstudi pengalaman lucky neko pada berbagai perangkatakses mahjong ways dengan energi positif untuk memulai harievaluasi home watch provider pragmatic play terbaiksensasi mahjong ways dengan eksplorasi tema budayaraih hadiah menarik spin wheel di sini dalam setiap putaransmart choice for game sugar rush panduan mekanismepesona starlight princes imajinasi fantasiatmosfer fantasi gates of olympus super scatter penuh pesonaevent pg soft menghadirkan pembaruan menarik untuk penggemarteknologi real time mengubah strategi pengelolaan dataexploring the best pg soft dengan mengulas fitur permainangmengenali faktor perubahan pola runtuhan dalam mahjong ways dengan diskusi mendalampemain pro pg soft pasang pola manual sepanjang 350 putaran untuk pancing scatter hitam di mahjong waysmembangun ekosistem kemenangan mahjong ways pemain jangan habis di putaran kosongmahjong wins 3 generasi baru tantang gates of olympus 1000 fitur scatter hitam belum tertandingimenjaga tren winrate komunitas strategi putaran manual dilanjutkan hingga jumat16141615161616171618alasan mahjong ways tetap ramai dibicarakanblack scatter mahjong wins 3 beragam tempodaya tarik mahjong ways di era mobilefluktuasi rtp riwayat putaran gambaran lebih jernihhubungan scatter susunan simbol ritme mahjong wayskarakter tumble scatter tempo permainan wild banditomekanisme acak game digital mahjong gates olympusmembaca rtp sesi singkat data jangka panjangmultiplier tumble beruntun gates of olympusscatter hitam catatan putaran mahjong wins 3pengalaman bermain di ABC1131ABC1131fenomena black scatter indikator roulette baccarathit frequency starlight princess pergerakan rtp pragmaticlucky neko pola putaran pg soft roulettemahjong rtp menengah pola putaran historismahjong ways jajan investasi perspektif komunitasmahjong wins baccarat perubahan saldo danapembagian proporsi pg soft pragmatic playstruktur putaran starlight princess pergerakan rtpwild bandito tumbling ai rtp pg softwild multiplier mahjong wins pergerakan rtppemain minta ada fitur rtp live 24 jamberikut game pragmatic spek dewa september 2026review game sweet bonanza 1000sistem server pg soft klaim sudah miliki algoritmadi hadapan komunitas pemain streamer akan beri pembuktian polatren pilihan komunitas 2026 di mahjong ways 2 pgsofthp pas pasan tetap nyaman menjelajah mahjong ways 2 pgsoft 2sering kena rungkad di gates of olympus pragmatic coba inigates of olympus pragmatic kapan waktu tepat berhenti 2wild west gold pragmatic makin ramai di tren slot 2026