
Pelatihan ISCC EU (International Sustainability & Carbon Certification) | Februari 2026
Mutu Institute menyelenggarakan Pelatihan ISCC EU (International Sustainability & Carbon Certification) pada 9–10 Februari 2026 untuk membantu perusahaan mengimplementasikan standar keberlanjutan dan ketertelusuran karbon sesuai regulasi Uni Eropa. Pelatihan ini memberikan pemahaman mendalam mengenai sistem sertifikasi untuk bahan baku terbarukan, pengurangan emisi gas rumah kaca, dan kepatuhan terhadap direktif energi terbarukan global. Melalui program ini, perusahaan Anda dapat memastikan seluruh rantai pasok memenuhi kriteria audit internasional yang ketat.
Apa Itu Sertifikasi ISCC EU dan Mengapa Penting?
Sertifikasi ISCC EU adalah sistem terkemuka di dunia yang diakui oleh Komisi Eropa untuk memastikan kepatuhan terhadap kriteria keberlanjutan di sektor biomassa dan bioenergi. Di Indonesia, hal ini sangat relevan bagi industri kelapa sawit dan turunannya yang menargetkan pasar ekspor ke Eropa.
Siapa yang Harus Mengikuti Pelatihan Ini?
- Sustainability Team
- QA/QC & Auditor Internal
- Procurement
- ESG Officer
Berapa Biaya dan Apa Saja Fasilitasnya?
Kami menawarkan paket investasi yang kompetitif untuk memastikan tim Anda kompeten secara teknis dan regulasi.
| Detail Informasi | Keterangan |
| Harga Investasi | Rp3.000.000,- / Peserta (Exclude Tax) |
| Tanggal Pelaksanaan | 9 – 10 Februari 2026 |
| Waktu Pelaksanaan | 09.00 – 16.00 WIB |
| Metode | Daring via Zoom Meeting |
| Layanan Tambahan | Tersedia In-House / Corporate Training |
| Benefit | Sertifikat, E-Modul, Doorprize, & Narasumber Ahli |
Pendaftaran & Konsultasi
Segera amankan slot Anda untuk menguasai penyusunan dokumen aksi mitigasi yang kredibel.
- WhatsApp: +62 812-8429-9400 (Salsa).
- Website Resmi: mutuinstitute.com.
- Instagram: @mutu_institute
Sering Ditanyakan (FAQ)
Tentu, Mutu Institute menyediakan layanan In-House Training yang materinya bisa disesuaikan khusus dengan proses bisnis internal perusahaan Anda.
ISCC EU memiliki pengakuan legal khusus dari Uni Eropa terkait Direktif Energi Terbarukan (RED II), yang membuatnya menjadi syarat wajib untuk masuk ke pasar bahan bakar hayati Eropa.