Jenis-Usaha-Apa-Saja-Yang-Harus-Menerapkan-Prosedur-K3

Apa itu Sertifikat Kompetensi dan Kegunaannya

Sertifikat kompetensi memiliki cukup banyak manfaat baik untuk individu yang memilikinya atau untuk perusahaan yang akan merekrutnya di kemudian hari.

Salah satu syarat penting sebelum mendaftar ke perusahaan tertentu adalah memiliki sertifikat kompetensi. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa Anda memiliki kemampuan yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.

Sertifikat kompetensi ini berbeda dengan ijazah yang sudah didapatkan di sekolah atau universitas. Beberapa perusahaan menganggap sertifikat kompetensi lebih penting karena kualitas dari calon pekerja bisa diketahui.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang sertifikat ini serta manfaatnya dalam dunia kerja Anda bisa menyimak artikel di bawah ini.

Pengertian Sertifikat Kompetensi

Surat yang digunakan untuk menunjukkan seseorang memiliki kemampuan pada bidang tertentu. Sertifikat ini bisa memperlihatkan bahwa seseorang yang lolos dari instansi tertentu siap kerja sesuai dengan bidang yang dikuasai.

Sertifikat kompetensi bisa didapatkan seseorang setelah menempuh pendidikan di suatu lembaga atau sekolah. Selain itu mereka juga bisa mendapatkannya di luar lembaga pendidikan resmi.

Sertifikat kompetensi biasanya diambil sesuai dengan kemampuan dasar yang dimiliki oleh seseorang. Misal seseorang yang bekerja di bidang pertambangan. Spesifikasi yang diambil berhubungan dengan hal itu khususnya terkait dengan keselamatan atau pengelolaan.

Apakah sertifikasi hanya dilakukan jika bidang yang dikuasai sama dengan materi sertifikasinya? Jawabannya adalah tidak. Semua orang bisa mengambil sertifikasi tersebut sesuai dengan permintaan perusahaan atau keinginannya.

Hanya saja peluang untuk lulus dari program sertifikasi ditentukan oleh kemampuannya sendiri. Selama mengikuti semua proses dengan baik seseorang bisa saja lulus dan mendapatkan sertifikat kompetensi dasar.

Manfaat Sertifikat Kompetensi

Sertifikat kompetensi memiliki manfaat yang cukup besar. Jika Anda memiliki salah satu atau beberapa sertifikasi kompetensi beberapa hal di bawah ini bisa didapatkan.

1.     Diakui Kemampuannya

Manfaat pertama dari sertifikat kompetensi khususnya pada individu atau pegawai adalah diakui kemampuannya. Selama ini ijazah memang sering dianggap sebagai dasar dari penentuan kemampuan seseorang karena berhasil lulus dari lembaga pendidikan.

Namun, untuk kemampuan spesifik ijazah tidak bisa digunakan. Mau tidak mau sertifikasi kompetensi harus dimiliki oleh seseorang.

Dengan kompetensi tersebut, seseorang akan diakui oleh perusahaan sehingga pekerjaan yang diinginkan bisa diperoleh. Apalagi ada sertifikat kompetensi lain yang mendukung.

2.     Mendapatkan Gaji yang Sesuai

Salah satu syarat untuk mendapatkan gaji yang sesuai dengan pekerjaan adalah memiliki sertifikat kompetensi. Misalnya, seseorang yang bekerja di bidang industri kimia perlu mengantongi sertifikasi kompetensi sesuai bidang kerjanya. Tanpa sertifikat tersebut gaji yang didapatkan akan pas-pasan atau sesuai dengan UMK saja.

Sertifikat akan menjadi tanda bahwa mereka memiliki kemampuan yang harus dihargai dengan baik. Jadi, kemungkinan mendapatkan gaji yang sesuai dengan standar atau berada di atas UMK cukup besar.

Apalagi jenis sertifikasi kompetensi yang dimiliki merupakan jenis ahli. Kemungkinan untuk memperoleh gaji sesuai dengan kemampuannya akan mudah. Perusahaan juga akan berpikir dua kali jika ingin mengaji mereka dengan rendah sebab kompetensinya dipandang sebagai aset berharga bagi perusahaan.

3.     Mudah Mendapatkannya Promosi

Beberapa perusahaan memberikan syarat jika ingin mendapatkan promosi jabatan seseorang harus memiliki sertifikat ini. Apalagi jabatan  tinggi ini memiliki tingkat kesulitan yang lebih besar dibandingkan dengan posisi sebelumnya.

Beberapa perusahaan memberikan fasilitas dengan menawarkan sertifikasi kompetensi secara gratis. Namun, tidak sedikit juga perusahaan yang meminta individu untuk melakukan sertifikasi secara mandiri.

4.     Meningkatkan Produktivitas Perusahaan

Mempekerjakan karyawan yang sebagian besar sudah memiliki kemampuan mumpuni akan meningkatkan produktivitas kerja. Perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk melakukan training atau sejenisnya untuk memulai suatu proyek.

Semua bisa dijalankan dengan cepat oleh mereka yang sudah memiliki sertifikat kompetensi. Perusahaan hanya akan melakukan kontrol dalam jangka waktu tertentu agar hasil pekerjaan yang diinginkan sesuai dengan target.

Beberapa perusahaan yang sudah terlanjur memiliki banyak karyawan tanpa sertifikat ini biasanya akan menggandeng lembaga kursus atau sertifikasi, seperti Mutu Institute, untuk menyelenggarakan sertifikasi kompetensi yang diperlukan.

5.     Memudahkan Proses Perekrutan

Jumlah lulusan sarjana yang ingin mendapatkan pekerjaan dengan baik ada banyak. Setiap kali perusahaan menawarkan lowongan pekerjaan baru , ratusan atau ribuan orang berbondong-bondong untuk mendaftarnya.

Salah satu cara untuk mempermudah perusahaan untuk melakukan seleksi adalah meminta pelamar untuk melampirkan sertifikat kompetensi yang mereka miliki.

Dengan melakukan ini proses seleksi bisa berjalan dengan cepat. Cukup mencari mereka yang memiliki sertifikat lalu melakukan tes untuk mengetahui tingkat kompetensi mereka dalam bidang tersebut.

Beda Sertifikat Kompetensi dan Ijazah

Secara umum untuk melamar pekerjaan seseorang akan menggunakan ijazah dan sertifikat kompetensi. Ijazah adalah bukti bahwa seseorang sudah lulus dari lembaga atau sekolah yang memiliki akreditasi.

Ijazah ini bisa saja dikeluarkan oleh kampus atau sekolah yang ada di Indonesia maupun luar negeri. Ijazah tidak memiliki masa berlaku sehingga bisa digunakan sampai kapan pun.

Sementara itu, sertifikat kompetensi merupakan bukti bahwa seseorang memiliki ahli di bidang tertentu secara spesifik. Hal ini dibuktikan dengan adanya sertifikat yang berisi nilai saat mereka melakukan proses sertifikasi.

Berbeda dengan ijazah yang bisa berlaku sampai kapan pun, sertifikat ini biasanya berlaku selama beberapa tahun saja. Umumnya sertifikat berlaku selama 2 tahun.

Selanjutnya seseorang harus melakukan proses sertifikasi lagi untuk mengecek apakah kemampuannya masih sama atau mengalami penurunan.

Cara Mendapatkan Sertifikat Kompetensi

Sertifikat yang berlaku di Indonesia umumnya memiliki logo resmi dari BNSP. Badan Nasional Sertifikasi Profesi ini bertugas untuk menentukan standar tertentu sesuai dengan bidang yang diambil oleh seseorang.

Saat ini ada banyak lembaga resmi baik dari pemerintah atau swasta yang bisa memberikan program sertifikasi resmi dengan sertifikat berlogo BNSP.

Anda bisa melakukan pendaftaran ke lembaga tersebut untuk melakukan proses sertifikasi diinginkan. Biasanya akan ada waktu selama beberapa hari untuk menjalankan sertifikasi sebelum seseorang diuji dan mendapatkan sertifikat sesuai kemampuan.

Salah satu lembaga sertifikasi yang bisa digunakan dan memiliki lisensi resmi adalah Mutu Institute. Lembaga ini siap membantu Anda mendapatkan sertifikat yang diinginkan agar mempermudah proses mendapatkan pekerjaan.

Sertifikat kompetensi jenisnya ada banyak dan tergantung jenis bidang yang akan digeluti. Sebut saja sertifikat yang berhubungan dengan keselamatan kerja atau K3 yang saat ini banyak diwajibkan oleh perusahaan besar.

Bahkan banyak perusahaan besar meminta para pekerjanya untuk mengikuti proses sertifikasi agar kemajuan perusahaannya bisa berjalan dengan maksimal.

Beberapa sertifikasi seperti ISO dan sertifikasi pengelolaan hutan juga bisa didapatkan untuk memudahkan pengelolaan bisnis yang sedang dijalankan.

Anda bisa memperoleh sertifikasi kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dengan memilih lembaga kursus yang terpercaya. Salah satu lembaga tersebut adalah Mutu Institute.

Dengan menggunakan lembaga ini, Anda bisa melakukan sertifikasi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Jenis sertifikasinya cukup lengkap sehingga Anda tidak perlu kebingungan untuk mencari mana saja yang harus dimiliki.

Baca juga: Cara Mendapatkan Sertifikasi Pengelolaan Hutan Produksi Lestari