Citeureup, 13–14 November 2025 — Upaya penguatan tata kelola pemerintahan kembali menjadi fokus Direktorat Jenderal Bina Konstruksi. Melalui kolaborasi strategis dengan Mutu Institute, Ditjen Bina Konstruksi menyelenggarakan Workshop Penguatan Tim Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP) dalam rangka penerapan ISO 37001:2025 pada unit-unit kerja Eselon II.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) III Citeureup dan diikuti oleh 30 peserta dari 7 Unit Kerja, menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu langkah besar dalam memperkuat budaya integritas di sektor konstruksi.
Menguatkan Peran Strategis FKAP dalam Implementasi SMAP
ISO 37001:2025, sebagai standar internasional terbaru dalam Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), memberikan kerangka kerja untuk membantu organisasi mencegah, mendeteksi, dan merespons risiko penyuapan secara efektif.
Dalam konteks Ditjen Bina Konstruksi, peran FKAP menjadi sangat vital sebagai garda terdepan dalam memastikan proses berjalan sesuai prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.
Workshop ini dirancang tidak hanya sebagai forum penyampaian materi, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat kapasitas teknis dan manajerial FKAP. Peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai:
- Prinsip dan struktur ISO 37001:2025
- Perubahan signifikan dari versi 2016 ke 2025
- Pengendalian risiko antisuap di sektor pemerintahan
- Penerapan SMAP yang efektif dalam proses bisnis
- Peran FKAP sebagai fungsi pengawasan kepatuhan
Melalui pembahasan ini, diharapkan FKAP mampu menjalankan fungsi pengawasan kepatuhan secara lebih proaktif dan terstruktur.
Pembukaan oleh Pejabat Ditjen Bina Konstruksi: Penegasan Komitmen Antikorupsi
Acara dibuka resmi oleh Bapak Yudho Dwi Hadiarto, S.T., M.T., selaku Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Pengembangan Kepatuhan Intern dan Manajemen Risiko. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membangun budaya antikorupsi yang berkelanjutan di lingkungan Ditjen Bina Konstruksi.
Beliau menyampaikan bahwa penerapan ISO 37001:2025 bukan sekadar pemenuhan standar, melainkan komitmen jangka panjang untuk memperkuat pengendalian internal dan meningkatkan kualitas layanan publik. Seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pemerintahan yang bersih dan responsif, penguatan fungsi kepatuhan menjadi keharusan, bukan pilihan.
Paparan Mendalam dari Ahli SMAP: Memahami Standar Baru Secara Menyeluruh
Workshop menghadirkan Bapak Wahyu Riyadi, S.Si., M.M., praktisi sekaligus konsultan berpengalaman dalam Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Beliau menyampaikan materi secara komprehensif tentang:
✦ Evolusi ISO 37001:2016 ke ISO 37001:2025
Perubahan pada versi terbaru memberikan penekanan pada sistem berbasis risiko, efektivitas pengawasan, serta integrasi yang lebih kuat dengan sistem manajemen lainnya.
✦ Prinsip-Prinsip Fundamental Anti Penyuapan
Mulai dari komitmen pimpinan puncak, penilaian risiko, kontrol keuangan dan non-keuangan, hingga mekanisme pelaporan pelanggaran.
✦ Tantangan Implementasi di Lingkungan Pemerintahan
Studi kasus dan pengalaman di berbagai institusi menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi SMAP sangat ditentukan oleh konsistensi, keteladanan pimpinan, serta penguatan kapasitas FKAP dan unit kepatuhan.
Para peserta terlihat antusias dalam mengikuti sesi diskusi, tanya jawab, hingga simulasi kasus nyata yang memberikan gambaran bagaimana pengendalian antisuap harus dijalankan secara sistematis.
Peran Mutu Institute: Pendamping Profesional untuk Tata Kelola Berintegritas
Kolaborasi antara Ditjen Bina Konstruksi dan Mutu Institute bukanlah hal baru. Sebagai lembaga pelatihan dan konsultan sistem manajemen yang berpengalaman, Mutu Institute kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerintah dan dunia industri menuju tata kelola yang transparan dan comply dengan standar internasional.
Dalam workshop ini, Mutu Institute berperan menyediakan:
- Materi pelatihan terkini yang relevan dengan perubahan standar
- Pendekatan penyampaian yang interaktif dan mudah dipahami
- Fasilitator berpengalaman di bidang kepatuhan, risiko, dan anti penyuapan
- Studi kasus nyata yang membantu peserta memahami penerapan di lapangan
Kehadiran Mutu Institute menjadi nilai tambah karena mampu menyajikan pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan langsung dapat diterapkan oleh FKAP di masing-masing unit kerja.
Meneguhkan Komitmen Berintegritas: Harapan Setelah Workshop
Dengan selesainya kegiatan ini, seluruh Tim FKAP diharapkan memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai ISO 37001:2025 serta mampu:
- Memonitor risiko penyuapan dengan lebih efektif
- Menjalankan pengawasan kepatuhan secara konsisten
- Mengidentifikasi dan merespons potensi pelanggaran
- Membantu unit kerja meningkatkan efektivitas SMAP
- Menjaga integritas dalam setiap proses pelayanan publik
Penguatan FKAP merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, bebas penyuapan, dan selaras dengan agenda besar pemerintah dalam membangun tata kelola birokrasi yang berintegritas.
Sebagai lembaga yang telah berpengalaman dalam pelatihan sistem manajemen, Mutu Institute siap mendampingi instansi pemerintah maupun perusahaan swasta dalam:
✔ Pelatihan Awareness ISO 37001:2025
Memahami struktur, prinsip, dan persyaratan standar terbaru.
✔ Penguatan FKAP & Unit Kepatuhan
Meningkatkan kapasitas SDM dalam memonitor, menilai risiko, dan mengawal kepatuhan.
✔ Gap Analysis & Consulting SMAP
Menilai kesiapan organisasi dan merumuskan perbaikan sistem.
✔ Pelatihan Integrasi SMAP dengan ISO 9001, ISO 31000, dan sistem manajemen lainnya
Pendekatan terintegrasi untuk pengendalian internal yang lebih kuat.
✔ In-House Training
Didesain khusus sesuai kebutuhan, budaya kerja, dan tingkat maturitas organisasi. Untuk konsultasi dan penawaran program pelatihan, silakan hubungi:
mutuinstitute.com