Sebelum menjalankan tugas sebagai PPC Udara, seseorang wajib mengambil pelatihan dan sertifikasi dalam bidang terkait. Apa alasannya?
Petugas Pengambil Contoh Udara (PPC Udara) adalah salah satu posisi yang ditawarkan dalam bidang pengelolaan lingkungan. Dengan job description yang spesifik, seorang petugas pengambil contoh udara dituntut untuk mengetahui metode dan hal-hal teknis lain mengenai pengambilan sampel tersebut.
Meski demikian, tak semua profesional yang terjun dalam pengelolaan udara memiliki pengetahuan teoretis dan praktis yang setara dalam bidang ini. Terlebih lagi, biasanya PPC memiliki latar belakang profesi yang berbeda. Hal inilah yang melatarbelakangi adanya kewajiban sertifikasi untuk Petugas Pengambil Contoh Uji Udara.
Alasan Perlunya Sertifikasi Khusus untuk PPC Udara
Pengelolaan lingkungan merupakan hal yang luas. Sebab, cakupan pengelolaan lingkungan tak hanya terdiri atas satu unsur yang spesifik. Hal inilah yang mendasari adanya kategorisasi pengelolaan lingkungan. Salah satu aspek dari pengelolaan lingkungan adalah pengelolaan udara.
Dengan adanya aspek pengelolaan udara ini, permintaan terhadap SDM yang memahami aspek tersebut secara spesifik juga akan meningkat. Petugas Pengambil Contoh Udara menjadi salah satu posisi yang ditawarkan dalam ranah kegiatan pengelolaan udara.
Latar Belakang Pengalaman dan Pendidikan yang Berbeda
Kita mengetahui bahwa profesional yang bekerja dalam bidang pengelolaan lingkungan tidak selalu memiliki pengetahuan, pengalaman, dan kompetensi yang sama dalam mengambil sampel udara.
Misalnya, boleh jadi latar belakang pendidikan dua orang sama. Namun, karena jenis profesi yang berbeda, pengalaman mereka dalam mengambil sampel udara jadi berbeda juga.
Sebagai contoh, konsultan lingkungan mungkin tidak memiliki pengalaman praktis yang sama dengan petugas yang bekerja di laboratorium lingkungan, khususnya di bidang pengambilan sampel udara.
Maka dari itu, sertifikasi PPC Udara bermanfaat untuk memastikan bahwa seseorang memiliki keahlian yang setara dalam hal pengambilan contoh (sampel) udara. Dalam hal ini, sertifikasi merupakan bukti bahwa seseorang sudah pernah menjalani pelatihan untuk kompetensi terkait (pengambilan sampel udara).
Sertifikasi: Upaya Edukasi tentang Standar Kompetensi yang Berlaku di Indonesia
Dalam praktiknya, seorang Petugas Pengambil Contoh Udara harus memenuhi standar kompetensi yang telah ditentukan. Standar yang berlaku dalam hal ini adalah SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) petugas pengambil contoh udara.
Standar ini merupakan kerangka acuan pengembangan SDM di bidang pengelolaan udara. Sebagai sebuah standar yang berlaku nasional, SKKNI memiliki kesetaraan (ekuivalensi) dengan standar yang berlaku secara internasional untuk penugasan yang sama.
Selain untuk memberikan bekal teoretis dalam menghadapi pekerjaan sebagai seorang PPC Udara nantinya, sertifikasi juga dapat dijadikan sebagai momen untuk mengenalkan standar SKKNI yang berlaku dalam pengambilan contoh udara. Sehingga, diharapkan petugas dapat bekerja sesuai dengan standar yang berlaku demi tercapainya kualitas pengelolaan lingkungan yang baik.
Apa yang Akan Dipelajari dalam Sertifikasi Ini?
Komponen-komponen yang akan dipelajari dalam program sertifikasi ini mencakup kompetensi umum, inti, dan khusus yang tercantum dalam Keputusan Menakertrans nomor 182 tahun 2009 tentang Penetapan SKKNI untuk sektor industri migas dan panas bumi (poin operator pengambil contoh udara).
Baca juga: Training Kompetensi PPC Udara Berdasarkan SKKNI Nomor 182 Tahun 2009
Kompetensi yang tercantum dalam Kepmen tersebut antara lain:
- Kompetensi Umum: menerapkan K3LL, menerapkan statistik pengambilan sampel/contoh, serta menerapkan sistem mutu dan regulasi pengambilan.
- Kompetensi Inti: mengambil contoh udara
- Kompetensi Khusus: melakukan pemindahan dan penyimpanan sampel udara.
Institusi yang mengadakan pelatihan wajib merujuk pada SKKNI dalam memberikan pelatihan kepada para calon pengambil contoh udara. Dengan adanya materi khusus yang wajib disampaikan institusi pelatihan, diharapkan semua peserta memiliki kualitas yang setara meski mengambil pelatihan dan sertifikasi di lokasi yang berbeda.
Oleh karena itu, Anda sebaiknya memilih institusi yang mengadakan pelatihan dan sertifikasi yang didukung penuh oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sebab, institusi yang didukung penuh oleh BNSP bisa dipastikan telah merujuk pada SKKNI sebagai standar nasional dalam melaksanakan pelatihan PPC Udara.
Ingin mengikuti Pelatihan/Training? Belum dapat Lembaga Pelatihan yang terpercaya? Segera hubungi kami melalui [email protected] atau 081918800013. Follow juga Instagram Mutu Institute di @mutu_institute untuk info pelatihan terupdate.