
Depok, 30 September 2026 — Mutu Institute kembali menyelenggarakan Pelatihan ISPO Supply Chain Batch 2 pada Rabu, 30 September 2026. Pelatihan yang dilaksanakan secara daring selama satu hari ini diikuti oleh 12 peserta dari berbagai instansi dengan menghadirkan Bapak Prasetyo Djati sebagai narasumber.
Program ini merupakan bagian dari upaya Mutu Institute dalam meningkatkan kompetensi profesional di sektor kelapa sawit, khususnya dalam memahami penerapan sistem rantai pasok dalam sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).
Pelatihan ISPO Supply Chain Batch 2 dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting. Program ini mengacu pada Permentan No. 33 Tahun 2025 dan dirancang untuk membantu peserta memahami penerapan rantai pasok dalam konteks sertifikasi ISPO. Mutu Institute
Bagi perusahaan dan profesional yang ingin memperdalam pemahaman mengenai sistem rantai pasok ISPO, Mutu Institute juga telah menyelenggarakan program Pelatihan ISPO Supply Chain pada periode sebelumnya. Mutu Institute
Memahami Sistem Rantai Pasok dalam Sertifikasi ISPO
Pelatihan ISPO Supply Chain diselenggarakan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai penerapan sistem rantai pasok dalam sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).
Pemahaman mengenai rantai pasok menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan produk kelapa sawit dapat ditelusuri dan dikelola sesuai dengan ketentuan sertifikasi ISPO.
Sistem rantai pasok membantu organisasi memahami bagaimana produk dan informasi terkait dapat dikelola sepanjang proses rantai pasok. Pemahaman ini juga berkaitan dengan kebutuhan perusahaan untuk memiliki sistem pencatatan dan pengendalian yang mendukung proses sertifikasi.
Kementerian Pertanian juga telah menempatkan aspek ketertelusuran dan rantai pasok sebagai bagian dari penguatan sistem sertifikasi ISPO. Dalam informasi yang dipublikasikan Direktorat Jenderal Perkebunan, penguatan sertifikasi ISPO mencakup penilaian keberlanjutan sepanjang rantai pasok industri sawit. Ditjenbun
Materi Pelatihan ISPO Supply Chain
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi yang mencakup berbagai aspek penting dalam ISPO Rantai Pasok, mulai dari konsep dasar hingga penerapannya.
Materi yang diberikan meliputi:
- Pengantar ISPO Rantai Pasok
- Sistem Rantai Pasok Sertifikasi ISPO
- Penerapan Sistem Rantai Pasok Segregasi
- Penerapan Sistem Rantai Pasok Mass Balance
Materi disampaikan secara sistematis dengan pendekatan yang aplikatif. Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai konsep ISPO Supply Chain, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai penerapannya dalam aktivitas rantai pasok kelapa sawit.
Pembahasan mengenai Segregasi dan Mass Balance menjadi bagian penting karena kedua pendekatan tersebut memiliki karakteristik berbeda dalam pengelolaan produk dan sistem rantai pasok.
Mutu Institute sebelumnya juga telah membahas penerapan Mass Balance dan Segregation dalam artikel mengenai Pelatihan ISPO Supply Chain 2026. Mutu Institute
Pendalaman Penerapan Segregasi dan Mass Balance
Dalam materi Penerapan Sistem Rantai Pasok Segregasi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai sistem pengelolaan rantai pasok yang menekankan pemisahan produk sesuai dengan status sertifikasinya.
Sementara itu, materi Penerapan Sistem Rantai Pasok Mass Balance memberikan pemahaman mengenai pengelolaan produk bersertifikat dan nonsertifikat melalui sistem pencatatan serta pengendalian volume dalam rantai pasok.
Pemahaman terhadap kedua sistem tersebut membantu peserta mengenali perbedaan pendekatan yang digunakan dalam pengelolaan rantai pasok ISPO.
Kementerian Pertanian juga memuat contoh sertifikat ISPO yang menggunakan model rantai pasok Mass Balance, menunjukkan bahwa model tersebut telah digunakan dalam penerapan sertifikasi pada sektor kelapa sawit. SIPERIBUN
Diskusi Interaktif dan Pertukaran Pengalaman Peserta
Pelatihan berlangsung secara aktif dan interaktif.
Peserta terlibat dalam berbagai sesi diskusi bersama narasumber maupun sesama peserta untuk membahas penerapan sistem rantai pasok ISPO serta berbagai kondisi yang dapat ditemui dalam praktik.
Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam pelatihan karena peserta dapat bertukar pengalaman dan memperdalam pemahaman mengenai sistem rantai pasok sertifikasi ISPO, termasuk penerapan metode Segregasi dan Mass Balance.
Melalui diskusi, peserta juga memiliki kesempatan untuk menghubungkan materi yang diberikan dengan kebutuhan dan kondisi di lingkungan kerja masing-masing.
Pendekatan pembelajaran ini diharapkan dapat membantu peserta memahami materi secara lebih praktis dan tidak hanya dari sisi konsep.
Evaluasi Pemahaman Peserta melalui Post-Test
Pada akhir pelatihan, peserta mengikuti post-test sebagai bagian dari proses penilaian dan evaluasi pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan.
Hasil evaluasi menunjukkan nilai peserta yang memuaskan. Hal ini menjadi salah satu indikator bahwa peserta dapat memahami materi yang diberikan selama kegiatan.
Evaluasi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk membantu peserta mengukur pemahaman mereka setelah mengikuti seluruh rangkaian materi dan diskusi.
Memperkuat Kesiapan Penerapan ISPO Supply Chain
Pemahaman mengenai sistem rantai pasok menjadi semakin penting bagi pelaku industri kelapa sawit seiring dengan penguatan penerapan sertifikasi ISPO.
Melalui Pelatihan ISPO Supply Chain, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep rantai pasok, sistem sertifikasi, serta penerapan Segregasi dan Mass Balance.
Pengetahuan tersebut dapat menjadi dasar bagi peserta dalam memahami kebutuhan pengelolaan rantai pasok di organisasi masing-masing.
Bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kompetensi tim terkait ISPO, Mutu Institute juga menyediakan berbagai program pelatihan ISPO yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi. Mutu Institute
ISPO Supply Chain sebagai Bagian dari Penguatan Keberlanjutan Kelapa Sawit
Penerapan sistem rantai pasok yang baik dapat mendukung transparansi dan ketertelusuran produk kelapa sawit.
Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian menyebutkan bahwa penguatan sertifikasi ISPO mencakup penilaian keberlanjutan sepanjang rantai pasok industri sawit, dari input industri dan perkebunan hingga pengecer. Aspek ketertelusuran juga menjadi bagian dari penguatan sistem tersebut. Ditjenbun
Peraturan Menteri Pertanian Nomor 33 Tahun 2025 juga menjadi salah satu regulasi terbaru dalam penyelenggaraan sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan Indonesia terhadap usaha perkebunan kelapa sawit. Dokumen resmi regulasi tersebut dapat diakses melalui JDIH Kementerian Pertanian. JDIH Kementerian Pertanian
Pemahaman terhadap regulasi dan sistem rantai pasok dapat membantu perusahaan mempersiapkan sistem, dokumentasi, serta kompetensi sumber daya manusia yang diperlukan dalam penerapan sertifikasi.


Mutu Institute Terus Mendukung Pengembangan Kompetensi ISPO
Melalui Pelatihan ISPO Supply Chain Batch 2, Mutu Institute terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi para profesional dan pemangku kepentingan di sektor kelapa sawit.
Program ini memberikan ruang bagi peserta untuk memahami sistem rantai pasok sertifikasi ISPO secara lebih terstruktur, termasuk penerapan metode Segregasi dan Mass Balance.
Mutu Institute akan terus menghadirkan program pelatihan yang relevan dengan perkembangan regulasi, kebutuhan industri, serta tantangan keberlanjutan di sektor kelapa sawit.
Mutu Institute menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta serta Bapak Prasetyo Djati selaku narasumber yang telah mendukung keberhasilan penyelenggaraan Pelatihan ISPO Supply Chain Batch 2.
Sebagai lembaga pelatihan profesional, Mutu Institute berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penerapan praktik kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia.
FAQ
Apa itu ISPO Supply Chain?
ISPO Supply Chain merupakan sistem yang berkaitan dengan pengelolaan rantai pasok dalam penerapan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil. Sistem ini mendukung pengelolaan dan ketertelusuran produk kelapa sawit dalam rantai pasok.
Kapan Pelatihan ISPO Supply Chain Batch 2 dilaksanakan?
Pelatihan ISPO Supply Chain Batch 2 dilaksanakan pada Rabu, 30 September 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Mutu Institute
Siapa narasumber Pelatihan ISPO Supply Chain Batch 2?
Pelatihan menghadirkan Bapak Prasetyo Djati sebagai narasumber.
Apa saja materi yang dibahas?
Materi meliputi Pengantar ISPO Rantai Pasok, Sistem Rantai Pasok Sertifikasi ISPO, Penerapan Sistem Rantai Pasok Segregasi, dan Penerapan Sistem Rantai Pasok Mass Balance.