Statistical Process Control atau SPC adalah salah satu konsep yang mendukung pengendalian mutu dalam proses produksi. Berikut adalah penjelasan, manfaat, dan langkah-langkah penerapan SPC.
SPC adalah sebuah metode yang lazim digunakan dalam mengendalikan proses khususnya pada sebuah produksi. Konsep ini kali pertama dikembangkan pada sekitar 1920-an oleh Dr. Walter Shewhart dari Bell Laboratories. Setelah Perang Dunia II, konsep SPC diperluas dan mulai banyak diadopsi oleh perusahaan Jepang. Kini, SPC menjadi salah satu tool utama untuk meningkatkan mutu produk oleh berbagai organisasi dan perusahaan di seluruh dunia.
Apa Itu SPC?
Statistical Process Control atau SPC adalah sebuah metode statistika untuk mengukur dan mengontrol sebuah proses produksi. Adapun hal yang menjadi objek pengukuran dan analisis selama proses produksi berlangsung adalah variasi.
Management tool ini diperlukan untuk menjaga kestabilan proses produksi sehingga produk yang dihasilkan mampu memenuhi persyaratan dan kepuasan pelanggan. Alat dan prosedur SPC akan membantu perusahaan menemukan isu yang berada dalam sistem internal dan solusi yang tepat atas situasi tersebut.
Apa Itu Variasi dan Jenis-Jenisnya
Setiap produk yang dihasilkan dalam sebuah proses produksi tidak akan 100% sama karena adanya variasi. Variasi adalah ketidakseragaman produk (barang maupun jasa) yang dihasilkan atau hasil (produk) yang tidak memenuhi spesifikasi standar yang sudah ditentukan.
Secara umum ada dua jenis variasi, yakni variasi yang dapat dihindari dan variasi yang tidak dapat dihindari.
- Variasi yang dapat dihindari (controllable variation atau assignable variation)
Contoh: bahan baku yang kurang homogen, kurangnya kecermatan operator, dan sebagainya
- Variasi yang tidak dapat dihindari (uncontrollable variation atau random variation)
Contoh: getaran mesin, kelembapan udara, perubahan tegangan listrik PLN, dan sebagainya
Manfaat SPC
Pada dasarnya fokus SPC adalah optimalisasi perbaikan yang berkelanjutan melalui analisis data dan pengambilan kesimpulan mengenai perilaku dari sebuah proses sehingga dapat membuat keputusan yang tepat. Dengan demikian, perusahaan dapat memperoleh beberapa manfaat lebih besar berikut ini.
- Meningkatkan produktivitas pekerja dan perusahaan
- Mengurangi ketidakseragaman produk yang dihasilkan atau variabilitas
- Menjaga dan meningkatkan kualitas dengan komprehensif
- Mengurangi biaya sehingga meningkatkan efisiensi
- Menyederhanakan operasional dan menemukan langkah-langkah yang lebih strategis
Langkah Praktis Penerapan SPC
Berikut adalah beberapa langkah dalam mengimplementasikan metode SPC.
Mengidentifikasi Proses dan Atribut yang dapat Diukur
Langkah pertama adalah dengan menemukan apa yang menjadi isu atau pertimbangan dalam suatu proses produksi dan berdampak signifikan pada pelanggan. Seperti contoh adalah pada sebuah perusahaan manufaktur, ketebalan plat memengaruhi kinerja produk. Itu berarti, perusahaan perlu mempertimbangkan lebih baik proses pembuatan plat.
Menentukan Metode Pengukuran
Setelah mengetahui bagian dari sebuah proses yang perlu diperbaiki, perusahaan perlu membuat prosedur terkait metode pengukuran berikut alat ukur yang akan digunakan. Tak lupa, perusahaan juga perlu menentukan jumlah variasi dalam data pengukuran dengan menggunakan pengulangan dan reproduksibilitas Gage R&R.
Mengambil Sampel dan Klasifikasi Data
Pengambilan sampel dapat dilakukan menggunakan klasifikasi subkelompok berdasarkan kekritisan produk. Kumpulkan data sesuai ukuran sampel dan gunakan grafik SPC yang sesuai ukuran subkelompok serta berdasarkan tipe data sejenis. Setelah itu, temukan batas kendalinya.
Memonitor Variasi Proses
Data-data yang sudah diperoleh dapat diinterpretasikan dalam bentuk diagram kontrol. Setelah itu, cek apakah ada titik yang berada di luar pola dan kendali. Proses ini pun harus dilakukan secara kontinyu guna memantau variasi proses dengan tepat.
Pengendalian mutu adalah salah satu faktor krusial dalam sebuah perusahaan untuk dapat mencapai tujuan dan keberlangsungan dalam jangka panjang. Untuk mendukung hal tersebut, Mutu Institute hadir sebagai lembaga pelatihan dengan berbagai program sesuai kebutuhan industri, seperti ISO, SPC, dan masih banyak lainnya. Hubungi tim kami untuk menemukan program dan layanan terbaik kami sesuai kebutuhan Anda.
Demi meningkatkan kemampuan soft dan hard skill para karyawan maka Mutu Institute dengan sepenuh hati memberikan jasa pelayanan terbaik. Silahkan hubungi Mutu Institute untuk pelatihan lainnya melalui [email protected] atau . Ikuti Training sesuai kebutuhan Anda Bersama Kami. Anda dapat mengajukan pelatihan sesuai kebutuhan perusahaan maupun individu. Hubungi Mutu Institute sekarang juga. Follow juga Instagram Mutu Institute di @mutu_institute untuk update pelatihan lainnya.