Mengetahui Tugas Auditor Internal Bagi Perusahaan

Apa itu auditor internal dan apa saja tugas auditor internal yang harus diemban? Simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini!

Semua perusahaan yang beroperasi wajib melakukan audit. Audit merupakan proses yang sangat penting untuk menilai kebenaran dari semua transaksi yang dilakukan di dalam perusahaan.

Meski audit biasanya dilakukan oleh pihak ketiga yang tidak memihak pada siapapun di dalam perusahaan, namun ada juga auditor yang bekerja secara internal. Apa sebenarnya tugas auditor internal?

Apa Itu Auditor Internal?

Sebelum membahas tentang tugas auditor internal, kita harus memahami dulu apa itu auditor internal.

Dilansir dari Linford Co., auditor internal adalah karyawan perusahaan yang secara independen dan objektif melakukan evaluasi terhadap seluruh proses operasional dalam perusahaan.

Peran auditor internal adalah mengumpulkan informasi yang relevan dan objektif terkait perusahaan. Auditor internal pada dasarnya berfungsi sebagai mata dan telinga dari para pimpinan senior dan dewan direksi perusahaan.

Pekerjaan yang ditugaskan kepada mereka dapat mencakup berbagai area. Namun pada akhirnya, semua laporan harus diarahkan kepada komite audit.

Audit internal secara historis, harus diselaraskan dengan audit akuntansi dan pelaporan keuangan. Namun, ada beberapa jenis audit lain yang juga bisa dilakukan oleh seorang auditor internal antara lain:

  • Audit Teknologi Informasi. Audit TI dilakukan untuk menilai sistem informasi dan memastikannya beroperasi dengan aman. Audit ini juga dilakukan untuk memastikan data yang sensitif tetap terlindungi dan akurat
  • Audit Operasional. Audit operasional mencakup berbagai bidang termasuk untuk mengevaluasi apakah pengendalian internal sudah berjalan dengan baik dan berfungsi sebagaimana mestinya. Audit operasional juga dilakukan untuk meninjau apakah prosedur operasional dilakukan secara konsisten dan efisien serta memastikan aktivitas di dalam perusahaan sesuai dengan persyaratan, standar industri dan kebijakan internal
  • Audit Kinerja. Audit kinerja dilakukan untuk mengevaluasi kinerja aktual dari perusahaan dan membandingkannya dengan tujuan serta sasaran yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh dewan direksi atau manajemen perusahaan.

Tugas Auditor Internal dan Tanggung Jawabnya

Mengetahui-Tugas-Auditor-Internal-Bagi-Perusahaan

Menurut Hiro Tugiman (2006), proses audit internal bertujuan untuk membantu semua orang yang ada dalam perusahaan atau organisasi dalam melaksanakan tugasnya secara efektif.

Dalam kegiatan ini, seorang auditor internal akan membuat analisis serta memberikan saran dan penilaian. 

Untuk lebih lengkapnya, silakan simak tanggung jawab dan tugas auditor internal berikut ini!

1. Mengumpulkan Informasi Awal Terkait Auditee

Tugas awal yang harus dilakukan oleh seorang auditor internal adalah mengumpulkan data awal yang berhubungan dengan auditee (bagian yang akan diaudit).

Adapun hal-hal yang berhubungan dengan auditee bisa mencakup berbagai hal termasuk prosedur, cara kerja, hirarki jabatan serta laporan kegiatan operasional harian.

Jika auditor internal tidak memahami semua komponen ini, proses audit tidak akan bisa dilakukan.

2. Meninjau Dokumen dan Persyaratan Lain yang Berhubungan dengan Auditee

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh auditor internal saat melakukan proses audit adalah meninjau semua dokumen dan syarat-syarat audit.

Hal-hal yang sifatnya kritis perlu dicatat karena ini mendukung sukses atau tidaknya audit yang dilakukan. Proses peninjauan terhadap dokumen auditee juga akan membuka wawasan auditor internal menjadi lebih luas.

3. Merancang Program Audit Serta Membuat Jadwal Tahunannya dengan Rinci

Berdasarkan ISO 9001, tidak ada audit yang dilakukan dengan tib-tiba. Semuanya harus melalui proses perencanaan dan semua komponen auditee harus diberi informasi terkait proses audit ini. Audit internal dilakukan bukan untuk mencari kesalahan namun untuk melakukan perbaikan yang berkesinambungan.

4. Membuat Audit Checklist

Adanya audit checklist berupa daftar pertanyaan tidak hanya akan memudahkan proses kerja auditor namun juga dapat dijadikan acuan bagi auditee untuk persiapan audit. Daftar pertanyaan ini harus disiapkan oleh auditor jauh-jauh hari.

5. Mengecek Seluruh Sistem yang Ada

Saat proses audit dilaksanakan, auditor harus bisa memeriksa semua komponen yang ada secara menyeluruh. Alih-alih hanya berpatokan dengan checklist yang sudah dibuat, auditor juga harus jeli melakukan pemeriksaan terhadap lingkungan kerja serta bagaimana komitmen auditee dalam melakukan perbaikan terhadap sistem yang dianggap belum sesuai.

Jika komitmen dan kesungguhan auditee diabaikan, maka audit internal tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya. Audit bukan hanya bertujuan untuk melihat bagian mana yang belum lengkap atau hal apa yang perlu diperbaiki melainkan langkah nyata untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

6. Melakukan Pengumpulan Informasi Serta Melakukan Analisis Bukti yang Relevan

Dalam proses audit, auditor mungkin akan menemukan sejumlah kesalahan atau masalah di dalam perusahaan. Semua temuan ini harus didata dengan sejumlah bukti yang mendukung Auditor tidak boleh sembarangan melaporkan temuan yang dianggap sebagai kesalahan karena prestasi atau hal-hal yang dianggap baik dalam temuan tersebut juga harus dicatat.

7. Membuat Laporan

Setelah seluruh proses audit selesai, tugas auditor internal adalah membuat laporan dengan mendata semua masalah-masalah atau temuan yang ada. Hasilnya kembali diserahkan kepada auditee untuk ditindaklanjuti. Auditee juga harus diberi deadline untuk melaksanakan perbaikan agar masalah yang ada tidak berlanjut terus menerus.

8. Melakukan Pemantauan

Setelah auditee melakukan tindak lanjut, bukan berarti tugas auditor internal selesai begitu saja. Auditor harus memastikan bahwa semua masalah sudah diselesaikan sesuai dengan deadline yang diberikan.

Apa yang Diharapkan dan Tidak Diharapkan dari Seorang Auditor Internal?

Mengetahui-Tugas-Auditor-Internal-Bagi-Perusahaan

Selain bisa melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik, auditor internal sebaiknya memiliki sejumlah kualitas antara lain:

  • Tidak dibenarkan memihak kepada auditee (independen)
  • Teliti baik dalam melakukan pengamatan secara visual maupun mendengarkan laporan dan informasi yang diberikan
  • Mampu membuat catatan dengan detail dan terstruktur
  • Bijaksana dan komunikatif. Saat menyampaikan sesuatu tidak boleh menyinggung auditee
  • Memiliki pengetahuan terkait audit dan objek yang akan diaudit.

Sebaliknya, beberapa kualitas yang tidak diharapkan dari seorang auditor internal antara lain adalah:

  • Bisa dikendalikan atau diarahkan oleh auditee untuk kepentingan atau keuntungan auditee
  • Tidak melakukan persiapan yang matang untuk proses audit
  • Tidak tegas dan tidak konsisten ketika menyampaikan suatu permasalahan karena kurangnya pengetahuan terkait auditee atau audit itu sendiri
  • Terlalu ekspresif dengan menunjukkan rasa senang ketika menemukan sesuatu
  • Subyektif (menggunakan pandangan pribadi)
  • Tidak teliti dalam membuat dan menyimpan catatan terkait audit.

Tugas auditor internal seringkali disalahpahami sebagai tugas auditor eksternal. Padahal fungsi keduanya dalam sebuah perusahaan itu berbeda. Auditor internal dipekerjakan untuk mendidik manajemen dan staf agar bisnis bisa berfungsi lebih baik.

Di sisi lain, auditor eksternal tidak memiliki kewajiban semacam itu.

Mereka hanya bertanggungjawab untuk meninjau laporan untuk memastikan keakuratan dan kesesuaiannya dengan standar yang ada. Hasil dari temuan audit yang dilakukan oleh auditor eksternal dilaporkan kepada pemegang saham, bukan kepada manajemen atau petinggi perusahaan.

Itu dia beberapa tanggung jawab dan tugas auditor internal yang perlu Anda ketahui. Bagi Anda yang tertarik menjadi seorang auditor internal, Anda bisa mengikuti pelatihan di Mutu Institute.

Ingin mengikuti Pelatihan/Training? Belum dapat Lembaga Pelatihan yang terpercaya? Segera hubungi kami melalui [email protected] atau 081918800013.

-
people visited this page
-
spent on this page
0
people liked this page
Share this page on