Webinar Sustainability Mutu Institute: Kupas Tuntas Strategi Laporan Emisi Anti-Greenwashing

Laporan emisi anti-greenwashing

Laporan emisi anti-greenwashing adalah dokumen inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) korporasi yang disusun berbasis data valid, transparan, dan terverifikasi pihak independen agar tahan uji audit serta memenuhi regulasi global. Mutu Institute bekerja sama dengan Carbon Nature dan CDC Forestry Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan Webinar Sustainability bertajuk “From Calculation to Offset: Membangun Laporan Emisi Korporasi yang Audit-Ready Anti-Greenwashing” pada Rabu, 22 Juli 2026 di Depok. Webinar ini menjadi wadah berbagi wawasan mengenai strategi penyusunan inventarisasi emisi, validasi data, hingga pemanfaatan mekanisme offset sebagai bagian dari aksi iklim korporasi.

Depok, 22 Juli 2026. Meningkatnya tuntutan terhadap transparansi dan akuntabilitas kinerja lingkungan menjadikan pengelolaan emisi gas rumah kaca (GRK) sebagai salah satu prioritas utama perusahaan. Di tengah berkembangnya implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG), perusahaan tidak lagi cukup hanya menyampaikan komitmen keberlanjutan melalui slogan atau kampanye pemasaran. Seluruh klaim keberlanjutan perlu didukung oleh data yang valid, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan agar terhindar dari praktik greenwashing yang berisiko menurunkan kepercayaan publik hingga mempengaruhi reputasi bisnis.

Menjawab kebutuhan tersebut, Mutu Institute bekerja sama dengan Carbon Nature dan CDC Forestry Fakultas Kehutanan UGM sukses menyelenggarakan Webinar Sustainability bertajuk “From Calculation to Offset: Membangun Laporan Emisi Korporasi yang Audit-Ready Anti-Greenwashing” pada Rabu, 22 Juli 2026. Webinar ini menjadi wadah berbagi wawasan mengenai strategi penyusunan inventarisasi emisi, validasi data, hingga pemanfaatan mekanisme offset sebagai bagian dari aksi iklim korporasi.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai sektor, mulai dari praktisi sustainability, ESG, HSE, CSR, compliance, auditor internal, konsultan lingkungan, akademisi, hingga perwakilan perusahaan manufaktur, perkebunan, energi, dan industri lainnya. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa isu pengelolaan emisi karbon kini menjadi perhatian penting bagi dunia usaha, terutama seiring meningkatnya tuntutan pasar global terhadap transparansi data lingkungan.

Penyelenggaraan webinar ini dilatarbelakangi oleh semakin kuatnya kebijakan internasional terkait pengurangan emisi gas rumah kaca, termasuk implementasi Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) dan meningkatnya kebutuhan pelaporan emisi dalam rantai pasok global. Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk memiliki sistem inventarisasi emisi yang akurat, transparan, konsisten, serta memenuhi standar yang dapat dipertanggungjawabkan dalam proses audit maupun verifikasi independen.

Dalam sesi pertama, Dr. Ir. Siti Maimunah, S.Hut., M.P., IPU., ASEAN Eng., akademisi, menyampaikan materi bertajuk “Corporate Sustainability Program: Menghindari Greenwashing Melalui Aksi Iklim Nyata”. Beliau menjelaskan bahwa keberlanjutan tidak hanya berfokus pada penyusunan laporan, tetapi harus diwujudkan melalui implementasi program yang memberikan dampak nyata terhadap lingkungan. Melalui pemahaman yang tepat mengenai strategi ESG dan aksi iklim, perusahaan dapat membangun kredibilitas sekaligus menghindari berbagai bentuk greenwashing.

Sesi kedua menghadirkan Dwi Kus Pardianto, S.Pi., M.Sc., Deputy Director of Green Economy PT Mutuagung Lestari Tbk, yang membahas pentingnya Independence Validation & Verification (V&V) dalam memastikan integritas data emisi. Beliau menekankan bahwa proses validasi dan verifikasi oleh pihak independen menjadi faktor penting dalam menghasilkan laporan inventarisasi emisi maupun Sustainability Report yang kredibel, transparan, dan audit-ready. Dengan data yang tervalidasi, perusahaan dapat meningkatkan kepercayaan investor, regulator, maupun mitra bisnis terhadap komitmen keberlanjutan yang dijalankan.

Melengkapi pembahasan mengenai strategi dekarbonisasi, sesi ketiga disampaikan oleh M. Heru Lazuardi, S.P., Program Manager Carbon Nature, melalui materi “Green Waqf Initiative”. Dalam pemaparannya, beliau memperkenalkan konsep green waqf sebagai salah satu pendekatan inovatif dalam mendukung upaya carbon offset. Pendekatan ini tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Selain penyampaian materi, webinar berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami berbagai tantangan implementasi inventarisasi emisi, proses verifikasi, hingga strategi penyusunan laporan keberlanjutan sesuai kebutuhan bisnis dan regulasi yang terus berkembang.

Melalui penyelenggaraan webinar ini, Mutu Institute berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang sustainability serta mendukung perusahaan di Indonesia dalam membangun sistem pengelolaan emisi yang transparan, kredibel, dan sesuai dengan praktik terbaik internasional. Dengan laporan emisi yang audit-ready, perusahaan tidak hanya mampu memenuhi tuntutan regulasi dan pasar global, tetapi juga menunjukkan komitmen nyata terhadap aksi iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Bagi perusahaan maupun individu yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang inventarisasi emisi gas rumah kaca, karbon, ESG, maupun topik keberlanjutan lainnya, Mutu Institute menyediakan berbagai program pelatihan dan sertifikasi yang dirancang sesuai dengan kebutuhan industri. Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal pelatihan, konsultasi, maupun pendaftaran, silakan menghubungi Salsa melalui WhatsApp 0812-8429-9400.

Ringkasan Narasumber & Sesi Webinar

SesiPemateriInstitusi / JabatanTopik / Judul Materi
Sesi 1Dr. Ir. Siti Maimunah, S.Hut., M.P., IPU., ASEAN Eng.AkademisiCorporate Sustainability Program: Menghindari Greenwashing Melalui Aksi Iklim Nyata
Sesi 2Dwi Kus Pardianto, S.Pi., M.Sc.Deputy Director of Green Economy PT Mutuagung Lestari TbkIndependence Validation & Verification (V&V) untuk Data Emisi Audit-Ready
Sesi 3M. Heru Lazuardi, S.P.Program Manager Carbon NatureGreen Waqf Initiative (Inovasi Carbon Offset Berkelanjutan)

FAQ (People Also Ask)

1. Apa yang dimaksud dengan praktik greenwashing dalam laporan emisi korporasi?

Greenwashing adalah tindakan menyampaikan klaim atau kampanye keberlanjutan yang tidak didukung oleh data emisi yang valid, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

2. Mengapa proses Validation & Verification (V&V) independen sangat penting?

Proses V&V oleh pihak independen penting untuk memastikan integritas data emisi, sehingga laporan inventarisasi emisi maupun Sustainability Report menjadi kredibel, transparan, serta audit-ready bagi investor, regulator, dan pasar global.

3. Apa itu konsep Green Waqf Initiative dalam konteks carbon offset?

Green Waqf Initiative adalah pendekatan inovatif berbasis skema sosial-keagamaan yang mendukung upaya penyerapan/pengurangan emisi karbon sekaligus memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan bagi masyarakat.

4. Bagaimana cara mendaftar pelatihan inventarisasi emisi di Mutu Institute?

Anda dapat menghubungi Salsa melalui WhatsApp di nomor 0812-8429-9400 atau mengunjungi situs resmi Mutu Institute.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *