Inilah Tanggung Jawab dan Tugas Ahli K3 Konstruksi

Guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja pada area proyek konstruksi, diperlukan seorang K3 konstruksi. Apa saja tanggung jawab dan tugas ahli K3 konstruksi?

Saat Anda berkunjung ke lokasi konstruksi atau proyek, pasti kerap menemukan himbauan untuk selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja. Sebenarnya, Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau lebih dikenal dengan K3 merupakan anjuran untuk selalu bekerja dengan aman sehingga terhindar dari risiko terjadinya penyakit maupun kecelakaan kerja.

Bahkan, himbauan ini sebenarnya jadi aspek paling penting dan harus ada di setiap perusahaan. Aturan tentang keselamatan dan kesehatan kerja para pekerja pun tertulis dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 yang membahas mengenai Ketenagakerjaan Indonesia pasal 87. Ini berarti, kesehatan dan keselamatan kerja sudah pasti harus diperhatikan di suatu perusahaan.

Risiko Kecelakaan Kerja di Lingkungan Proyek Konstruksi

Aktivitas konstruksi menjadi unsur yang sangat krusial dalam proses pembangunan. Sayangnya, dalam penerapan maupun pelaksanaannya, tak jarang menimbulkan banyak dampak yang tidak dikehendaki. Terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan para pekerja. Inilah mengapa, aktivitas yang berkaitan dengan konstruksi bangunan harus dilaksanakan dengan mengacu pada standar K3 yang berlaku.

Jatuh dari ketinggian menjadi penyebab kecelakaan kerja paling utama dalam aktivitas konstruksi. Berdasarkan buku OSHA General Industry Regulations Book, 29 CFR 1910, tindakan yang bisa dilakukan sebagai bentuk perlindungan para pekerja konstruksi dari risiko jatuh bisa dengan membuat landasan yang kuat untuk pijakan, membuat jalan setapak, dan membuat pagar sebagai pembatas. Selain itu, perlindungan juga sangat diperlukan berkaitan dengan risiko jatuh ke area peralatan berbahaya.

Kejatuhan benda adalah jenis kecelakaan kerja lainnya yang kerap terjadi di area konstruksi. Seharusnya, tidak ada seorang pekerja yang boleh menyeberang atau berdiri di bawah peralatan konstruksi. Selain itu, para pekerja juga seharusnya selalu menjaga jarak aman dengan alat-alat konstruksi, dan selalu disiplin untuk memakai pelindung kepala saat sedang berada di area konstruksi.

Tanggung Jawab dan Tugas Ahli K3 Konstruksi

Inilah Tanggung Jawab dan Tugas Ahli K3 Konstruksi

Sesuai dengan Pasal 1 ayat (6) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 yang membahas tentang Keselamatan Kerja, tertulis bahwa Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau Ahli K3 merupakan tenaga teknik yang memiliki keahlian khusus yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja di luar Departemen Tenaga Kerja untuk melakukan pengawasan penerapan UU Keselamatan Tenaga Kerja.

Lantas, apa saja tanggung jawab dan tugas ahli K3 konstruksi? Secara garis besar, tugas ahli K3 konstruksi adalah mampu menyusun suatu program yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta implementasinya dalam bidang konstruksi. Ahli K3 konstruksi sendiri terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Ahli K3 Konstruksi Muda, Ahli K3 Konstruksi Madya, dan Ahli K3 Konstruksi Utama. Ketiganya tentu punya tanggung jawab dan tugas masing-masing.

1. Tanggung Jawab dan Tugas Ahli K3 Konstruksi Muda

Adapun tanggung jawab dan tugas Ahli K3 Konstruksi Muda yaitu:

  • Menjalankan ketentuan yang berkaitan dengan K3 konstruksi yang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
  • Melakukan pengkajian terhadap semua dokumen kontrak dan cara kerja yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek konstruksi.
  • Melakukan pembuatan rencana dan menyusun sebuah program K3.
  • Merancang prosedur dan petunjuk kerja yang sesuai dengan implementasi ketentuan K3.
  • Melaksanakan sosialisasi, pratik, dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan semua rencana program, cara kerja, dan petunjuk kerja K3.
  • Melakukan penilaian atau evaluasi sekaligus mempersiapkan laporan pelaksanaan SMK3 serta acuan teknis di bidang K3 konstruksi.
  • Memberikan usulan terkait perbaikan cara kerja penerapan konstruksi berdasarkan K3 apabila memang dibutuhkan.
  • Melaksanakan penanggulangan kecelakaan kerja sekaligus penyakit yang muncul akibat kerja dan kondisi darurat.

2. Tanggung Jawab dan Tugas Ahli K3 Konstruksi Madya

Selanjutnya, tanggung jawab dan tugas Ahli K3 Konstruksi Madya, antara lain:

  • Melaksanakan semua ketentuan aturan perundangan yang berkaitan dengan K3 di bidang konstruksi.
  • Mengatur semua dokumen kontrak dan cara kerja pelaksanaan konstruksi.
  • Mengatur semua program K3 di perusahaan.
  • Melakukan evaluasi terkait prosedur dan petunjuk kerja pelaksanaan ketentuan K3.
  • Melaksanakan sosialisasi, implementasi, dan pemantauan langsung terkait penerapan program, cara kerja, dan petunjuk kerja K3.
  • Melakukan pengelolaan terhadap laporan pelaksanaan SMK3 dan acuan teknis K3 konstruksi.
  • Melakukan pengelolaan terkait cara kerja penerapan konstruksi yang berdasarkan dengan K3 apabila memang diperlukan.
  • Melakukan penanggulangan terhadap segala bentuk penyakit maupun kecelakaan yang terjadi akibat kerja dan semua kondisi darurat.

3. Tanggung Jawab dan Tugas Ahli K3 Konstruksi Utama

Sementara itu, tanggung jawab dan tugas Ahli K3 Konstruksi Utama, di antaranya:

  • Melaksanakan semua ketentuan aturan perundangan yang berkaitan dengan K3 konstruksi.
  • Melakukan penilaian maupun evaluasi terhadap semua bentuk dokumen kontrak sekaligus cara kerja penerapan konstruksi.
  • Melakukan evaluasi terhadap semua program K3 yang diterapkan di perusahaan.
  • Melakukan penilaian terhadap semua prosedur dan petunjuk kerja implementasi ketentuan K3.
  • Melaksanakan sosialisasi, pelaksanaan, dan pemantauan penerapan program, cara kerja, dan petunjuk kerja K3.
  • Melakukan penilaian sekaligus menyusun laporan tentang implementasi SMK3 sekaligus acuan teknis K3 konstruksi.
  • Melakukan evaluasi perbaikan cara kerja penerapan konstruksi berdasarkan K3 apabila memang diperlukan.
  • Melakukan evaluasi terkait penanganan kecelakaan maupun penyakit yang terjadi akibat kerja dan kondisi darurat.

Pengetahuan dan Keahlian yang Diperlukan Seorang Ahli K3 Konstruksi

Inilah Tanggung Jawab dan Tugas Ahli K3 Konstruksi

Terkait dengan penetapan kebutuhan seorang Ahli K3 Konstruksi Muda di suatu perusahaan konstruksi, ada hal dasar yang perlu diperhatikan sesuai dengan Kepdirjen Nomor 20/DJPPK/2004 tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bidang Konstruksi Bangunan, antara lain:

  • Semua proyek konstruksi yang melibatkan lebih dari 100 tenaga kerja atau diselenggarakan lebih dari 6 bulan harus memiliki setidaknya seorang Ahli K3 Konstruksi Utama, seorang Ahli Konstruksi K3 Madya, dan dua orang Ahli K3 Konstruksi Muda.
  • Semua proyek konstruksi yang melibatkan kurang dari 100 pekerja atau diselenggarakan kurang dari 6 bulan harus memiliki setidaknya seorang Ahli K3 Konstruksi Madya dan seorang Ahli K3 Konstruksi Muda.
  • Semua proyek konstruksi yang melibatkan kurang dari 25 pekerja atau diselenggarakan kurang dari 3 bulan harus memiliki setidaknya seorang Ahli K3 Konstruksi Muda.

Agar bisa menjadi Ahli K3 Konstruksi, Anda harus memiliki pengetahuan dan keahlian berikut:

  • Pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan kerja.
  • Kemampuan menganalisis yang baik.
  • Pendidikan ilmu kedokteran dan keperawatan dasar.
  • Menguasai bahasa asing.
  • Memiliki kemampuan teknik keselamatan.

Selain itu, berdasarkan Kepdirjen Nomor 20/DJPPK/2004, ahli K3 konstruksi juga membutuhkan sertifikasi teknis yang dilaksanakan melalui program pelatihan selama kurang lebih 5 hari. Apabila Anda mencari lembaga pelatihan bersertifikasi terbaik, segera saja bergabung dengan Mutu Institute.

Memiliki materi yang lengkap dan terstruktur, Anda akan mendapatkan pelatihan langsung dari trainer berpengalaman dengan harga terjangkau dan waktu pelatihan yang sangat fleksibel melalui program Learning Management System (LMS). Adanya program ini memungkinkan Anda mengikuti pelatihan baik secara online maupun offline. Temukan pelatihan sesuai kebutuhan hanya di Mutu Institute!

Ingin mengikuti Pelatihan/Training? Belum dapat Lembaga Pelatihan yang terpercaya? Segera hubungi kami melalui [email protected] atau . Ikuti Training sesuai kebutuhan Anda Bersama Kami. Anda dapat mengajukan pelatihan sesuai kebutuhan perusahaan maupun individu. Hubungi Mutu Institute sekarang juga. Follow juga Instagram Mutu Institute di @mutu_institute untuk update pelatihan lainnya.

Referensi:

Uraiantugas.com. Diakses pada 2022. Uraian Tugas Tenaga Ahli K3 Konstruksi.

Quipper Campus. Diakses pada 2022. Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

HSE Prime. Diakses pada 2022. Uraian Tugas dan Tanggung Jawab Tenaga Ahli K3 Konstruksi Muda.

Midiatama Academy. Diakses pada 2022. Ahli Muda K3 Konstruksi.

MANCOMM Inc. Diakses pada 2022. OSHA General Industry Regulations Book, 29 CFR 1910.

-
people visited this page
-
spent on this page
0
people liked this page
Share this page on