Apa Itu ISO 14000 dan Siapa Saja Yang Berhak Memilikinya?

Apa Itu ISO 14000 – ISO 14001 sistem manajemen lingkungan adalah bagian dari ISO 14000. Siapa saja yang bisa memilikinya? Berikut ulasannya.

ISO atau International Organization for Standardization mulai dikenal setelah perang dunia ke-2. Organisasi ini adalah organisasi nonpemerintah atau NGO yang berpusat di Jenewa, Swiss. Anggotanya saat ini lebih dari 100 lembaga dan negara, termasuk di dalamnya Indonesia.

ISO sendiri bukanlah akronim, tetapi diambil dari bahasa latin yang berarti sama. Sesuai namanya, organisasi ini didirikan untuk mengupayakan standardisasi yang sama dalam tingkat internasional.

Salah satu pembakuan atau penyamaan standar yang ada adalah ISO 14000 tentang manajemen lingkungan. Selain ISO 14000, khalayak juga mengetahui tentang ISO 14001 sistem manajemen lingkungan. Lalu, apa perbedaannya?

 

Apa Itu ISO 14000?

Apa itu ISO 14000? ISO 14000 adalah kumpulan standar dalam bidang lingkungan hidup. Standar-standar ISO 14000 terkait dengan cara sebuah perusahaan mencegah kerusakan lingkungan seminimal mungkin akibat aktivitasnya. Perusahaan juga berkewajiban memantau dan meningkatkan aktivitas kerja lingkungannya.

ISO 14000 yang menitikberatkan pada manajemen lingkungan diterapkan secara sukarela oleh perusahaan. ISO 1400 diperkenalkan kepada khalayak di awal tahun 90-an dan termasuk ke dalam aspek pengelolaan mutu, bukan hanya aspek teknis atau ekonomis saja.

ISO 14000 memiliki beberapa tujuan, di antaranya:

  • Memberikan dorongan upaya dan melakukan pendekatan dalam pengelolaan sumber daya alam dan kelestarian lingkungan yang pengelolaannya disamakan hingga tingkat global.
  • Melakukan peningkatan kemampuan sebuah organisasi agar mampu memperbaiki kualitas sumber daya alam dan lingkungan hidup.
  • Memberikan fasilitas dan kemampuan dalam kegiatan ekonomi dan industri agar tidak mengalami hambatan dalam berusaha.

ISO 14000 telah diterapkan di berbagai perusahaan dan kota di dunia sebagai bentuk komitmen mereka jika bisnis dapat dijalankan dengan ramah lingkungan.

Standar yang ada pada ISO 14000 memiliki acuan ukur teknis yang universal demi kepatuhan lingkungan agar tidak hanya perusahaan yang membutuhkan, tetapi pemasok dan distributor juga terlibat.

 

Perbedaan ISO 14000 dan ISO 14001

ISO 14000 terdiri dari beberapa seri standar dan ISO 14001 sistem manajemen lingkungan ada di dalamnya. Dari semua seri ISO 14000, ISO 14001 adalah seri yang paling dikenal. Hal ini karena dalam sertifikasi ISO 14000, sebenarnya juga merupakan sertifikasi untuk ISO 14001.

ISO 14001 juga memiliki beberapa komponen inti, yaitu tentang program lingkungan tertulis, pendidikan dan pelatihan, serta pengetahuan mengenai perundang-undangan lokal dan nasional, terutama yang berkaitan dengan lingkungan hidup.

Berdasarkan standar dari ISO 14001, komunitas atau organisasi diwajibkan agar menerapkan dan menempatkan rangkaian-rangkaian praktik serta prosedur yang bila diambil secara bersamaan akan mewujudkan environmental management system.

Pada dasarnya, ISO 14001 bukanlah sebuah standar teknis. Oleh karena itu, tidak mungkin menggantikan persyaratan teknis yang ada di dalam perundang-undangan dengan berbagai cara apa pun. Hal ini juga tidak termasuk di dalam penetapan standar kinerja yang dibentuk oleh perusahaan atau organisasi.

Karena terkait dengan kelestarian lingkungan yang ada, menjadi sebuah kerugian besar bagi sebuah perusahaan atau kota yang tidak menerapkan ISO 14001 ini.

Khalayak akan lebih mengapresiasi perusahaan atau kota yang mementingkan kesehatan lingkungan yang ditempati.

Baca juga: Apa Itu ISO 14001?

Manfaat ISO 14000

Sama halnya dengan ISO 14001 sistem manajemen lingkungan, ISO 14000 juga memiliki berbagai manfaat, baik bagi produsen, konsumen, dan lingkungan.

Manfaat bagi produsen:

  • Mengurangi potensi konflik yang terjadi di antara pekerja dengan pengusaha di dalam menyediakan lingkungan kerja yang sehat dan layak serta sehat agar dapat menaikkan produktivitas kerja lewat efisiensi dan biaya.
  • Menjadi penghubung agar pemenuhan kebutuhan peraturan lingkungan dapat teraplikasi dengan lebih baik, terencana, dan terstruktur
  • Pemanfaatan sumber daya yang lebih bijak dan bertanggung jawab agar terbentuk eko-efisiensi.
  • Menjaga citra baik perusahaan yang telah dibangun selama in.

Manfaat mendapatkan sertifikat ISO 14000 bagi lingkungan:

  • Pengurangan pencemaran lingkungan serta penurunan penggunaan bahan kimia berbahaya.
  • Berkurangnya limbah berbahaya yang bisa mengancam gangguan sosial dari masyarakat sekitar yang merasa terganggu.

Dari sisi konsumen, manfaat yang didapatkan di antaranya:

  • Perlindungan lingkungan
  • Manajemen lingkungan yang lebih baik
  • Meningkatkan daya saing
  • Jaminan kepatuhan terhadap undang-undang
  • Sistem manajemen yang efektif
  • Minimalisasi biaya
  • Relasi dengan masyarakat lebih baik
  • Kepuasan konsumen

 

Siapa yang Berhak Menerapkan ISO 14000?

Penerapan ISO 14000 biasanya diterapkan di dunia industri manufaktur yang berkaitan erat dengan lingkungan. Industri manufaktur tercatat menghasilkan berbagai limbah dan polusi, seperti polusi suara dari mesin-mesin yang beroperasi.

Moda transportasi yang keluar masuk pabrik dapat menghasilkan polusi udara. Pembuangan limbah yang tidak sesuai prosedur, penggunaan air tanah berlebihan, dan kebocoran bahan bakar bisa menjadi masalah tersendiri. Termasuk gas yang dihasilkan dapat mengakibatkan pencemaran udara yang berat.

Jika industri manufaktur tidak dapat menangani hal-hal tersebut dengan baik, maka akan ada dampak negatif yang timbul untuk perusahaan. Ancaman utamanya adalah pencabutan izin operasi. Namun, ancaman lainnya adalah tuntutan dari masyarakat sekitar dan juga dari pegiat lingkungan hidup.

Dengan begini, biaya yang akan dikeluarkan untuk meredam itu semua menjadi lebih besar. Di samping itu, hal tersebut juga akan memblokir peluang perusahaan untuk bisa mempromosikan produknya ke berbagai perusahaan besar yang ramah lingkungan.

 

Contoh Penerapan ISO 14000 Di Perusahaan

Supaya perusahaan dapat mengendalikan risiko pencemaran lingkungan ini, dibutuhkan penerapan ISO 14000 tentang sistem manajemen lingkungan hidup. Standar dari ISO 14000 telah terbukti cukup efektif, bukan hanya di satu negara saja, tetapi di seluruh dunia dalam pengendalian dan pelestarian lingkungan.

Penerapan ISO 14001 sistem manajemen lingkungan dalam industri manufaktur wajib memakai pendekatan yang fokus pada serangkaian proses industri manufaktur yang berisiko terjadinya pencemaran terhadap lingkungan. Penerapan awal dapat dimulai dengan perwujudan klausa ISO 14000 dalam proses kerja perusahaan.

Setelah perwujudan tersebut, selanjutnya adalah menyusun sistem dokumen dan ISO 14000. Prosedur-prosedur sistem manajemen lingkungan yang telah menjadi syarat untuk ISO 14000 harus disiapkan, begitu juga dengan beberapa prosedur operasi khusus.

Selanjutnya adalah implementasi sistem. Hasil dari implementasi tersebut berupa rekaman kegiatan pada saat pelaksanaan sistem tersebut. Agar proses bisa berjalan dengan lancar dan efektif, perusahaan perlu memilih tim lingkungan yang kompeten yang bertugas untuk mengawasi pelaksanaan dan kondisi lingkungan di dalam perusahaan.

Seiring dengan kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan lingkungan hidup, perusahaan sangat wajib mengelola lingkungan seefektif dan seefisien mungkin. Tidak hanya dari masyarakat, tetapi juga dari pasar yang menuntut komitmen perusahaan di dalam pelestarian lingkungan.

Penerapan ISO 14000 sistem manajemen lingkungan oleh perusahaan manufaktur tidak mungkin dilakukan sendiri. Oleh karena itu, mereka juga memerlukan pihak ketiga agar dapat membantu dalam penyusunan standar SML. Salah satu jasa pelatihan kegiatan terkait standar ISO adalah Mutu Institute yang juga membuka pelatihan terkait seri ISO 14000.

Ingin mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi ISO 14000 Sistem Manajemen Lingkungan? Belum dapat Lembaga Pelatihan yang terpercaya? Masih bingung dengan syarat dan prosedur Serfikasi ISO 14000? Segera hubungi kami melalui [email protected] atau 0819-1880-0007.

-
people visited this page
-
spent on this page
0
people liked this page
Share this page on
Picture of Taufik Mutu Institute
Taufik Mutu Institute

Professional Trainer