Cara Mendapatkan Sertifikat ISO 27001:2013 Terbaru

Banyak yang bertanya bagaimana cara mendapatkan sertifikat ISO 27001:2013. Tak perlu bingung, begini cara mendapatkan sertifikat ISO 27001:2013 terbaru. Sebagai sebuah aset, data dan informasi penting perusahaan tentu harus dijaga kerahasiaannya. Pihak perusahaan pasti tidak ingin data/informasi tersebut dimiliki atau bahkan dikelola oleh orang/pihak yang tidak bertanggungjawab.

Terlebih saat ini kejahatan digital atau cybercrime semakin merajalela dengan beragam cara, yang pastinya juga akan meningkatkan risiko keamanan informasi.

Karena itulah, penting bagi perusahaan untuk menerapkan manajemen keamanan guna memproteksi data/informasi penting tersebut. Salah satu cara yang harus dilakukan adalah dengan menerapkan sistem manajemen keamanan informasi sesuai standar ISO 27001:2013.

Baca juga: Kenapa Perusahaan dan Organisasi Perlu Menerapkan ISO 27001

Tentang ISO 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi

Bisa dibilang, ISO 27001 adalah rujukan utama bagi organisasi/perusahaan dalam hal sistem keamanan informasi. Pasalnya, sejak dulu, standar ini telah dikenal sebagai ikon sekaligus best practice dalam upaya pengendalian dan pengelolaan risiko keamanan informasi.

Menilik pada sejarah, ISO 27001 pertama kali diperkenalkan oleh lembaga International Organization for Standardization (ISO) pada tahun 2005, sebagai bentuk kerja sama dengan International Electrotechnical Commision (IEC).

Tak heran jika kemudian, standar ini dikenal dengan sebutan ISO/IEC 27001:2005. Pada perkembangannya, standar ini mengalami revisi dan penyesuaian hingga di tahun 2013 pihak ISO resmi merilis versi terbaru yang dikenal sebagai ISO/IEC 27001: 2013 tentang Information Security Management Systems (ISMS).

ISMS atau sistem manajemen keamanan informasi bertujuan untuk membantu organisasi/perusahaan dalam proses mengidentifikasi serta meminimalkan risiko keamanan hingga pada batas atau tingkat yang bisa ditoleransi.

Dengan kata lain, ISMS berisi berbagai acuan yang bisa membantu organisasi/perusahaan untuk merancang, menerapkan, memelihara, serta mengendalikan sebuah rangkaian proses terpadu terkait keamanan informasi. Dengan harapan, proses ini bisa menjamin kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data/informasi perusahaan.

Sebagai sebuah sistem yang merujuk pada keamanan informasi, dalam praktiknya, ISMS akan senantiasa berhubungan dengan sumber daya manusia (SDM), sistem IT, infrastruktur, kebijakan dan regulasi, serta berbagai data/informasi. Semua aspek tersebut harus bersinergi hingga terciptalah sebuah rangkaian sistem yang padu dan efektif guna memelihara keamanan data.

Cara Penerapan ISO 27001

Cara Mendapatkan Sertifikat ISO 27001:2013 Terbaru

Secara umum, ISO 27001 tak jauh berbeda dengan sistem lain yang menggunakan model penerapan empat langkah Plan-Do-Check-Action (PDCA). Meski memang, pada tataran praktik, ini bisa diintegrasikan dengan kondisi internal ataupun eksternal perusahaan. Lebih detailnya, berikut cara penerapan ISO 27001.

1. Gap Analysis

Sebelum menerapkan ISO 27001 pada organisasi/perusahaan, penting untuk dilakukan Gap Analysis terlebih dulu. Ini penting guna mengetahui kondisi nyata perusahaan, untuk kemudian dianalisis apakah dengan kondisi tersebut sudah bisa menerapkan manajemen keamanan informasi atau tidak. Kalaupun belum, nanti akan diketahui kurangnya apa dan di bagian mana. Hingga nantinya, tim bisa merumuskan strategi untuk menanganinya dengan tepat dan efektif.

2. Kajian Risiko

Mengingat apa pun yang dilakukan pasti memiliki risiko, penting bagi perusahaan untuk melakukan analisis atau kajian terhadap hal ini. Dengan harapan, perusahaan bisa mengetahui berbagai potensi risiko yang bisa muncul dan mengancam aset informasi. Untuk kemudian, dirumuskan langkah pencegahan atau mitigasi guna melindungi aset informasi tersebut.

3. Penyusunan Dokumen

Dalam hal ini, baik tahap gap analysis maupun kajian risiko harus Anda dokumentasikan dengan baik. Mengingat hasil dari kedua tahap tersebut akan dibutuhkan untuk tahap-tahap selanjutnya. Mulai dari perencanaan, implementasi, hingga evaluasi.

4. Implementasi

Ketika perencanaan telah matang dan dokumen yang dibutuhkan telah tersusun, kini saatnya menerapkan sistem manajemen keamanan informasi tersebut. Tentunya, agar proses ini bisa berjalan sukses dibutuhkan sinergi dan kerja sama dari semua pihak yang terlibat.

5. Internal Audit

Setelah implementasi berjalan, tim bisa melakukan evaluasi kinerja atau audit internal. Tujuannya adalah untuk melakukan internal assessment guna mengetahui sejauh mana progres dari penerapan manajemen keamanan informasi tersebut.

Jika progresnya telah menunjukkan hasil positif, berarti bisa langsung dilanjutkan pada tahap audit sertifikasi. Sebaliknya, jika masih ditemukan masalah atau hambatan, tim harus menganalisis serta merumuskan langkah perbaikan untuk menanganinya.

Pada tahap ini, usahakan tim auditor adalah orang-orang yang kompeten di bidangnya serta tidak memiliki keberpihakan terhadap area yang sedang dievaluasi. Ini penting guna memastikan hasil audit lebih bersifat objektif.

6. Persiapan Audit Sertifikasi

Sebelum melakukan proses audit sertifikasi, perusahaan juga perlu melakukan persiapan terkait hal ini. Entah itu secara teknis, dokumentasi, ataupun dari segi mental para tim yang akan menghadapi para auditor. Dalam hal ini, lakukan persiapan sebaik-baiknya agar proses audit bisa berjalan lancar dan perusahaan bisa mendapatkan sertifikat ISO 27001:2013.

7. Audit Sertifikasi

Dalam realitanya, organisasi atau perusahaan yang mengajukan sertifikat ISO 27001 harus melalui proses audit oleh badan sertifikasi terlebih dulu. Pada tahap ini, tim auditor akan memeriksa apakah perusahaan telah mampu menerapkan semua klausa yang ada pada ISO 27001 atau tidak, serta bagaimana efektivitasnya.

Jika misal masih ada kesalahan atau penyimpangan, tim auditor akan mencatat dan menunjukkannya pada manajemen perusahaan. Untuk nantinya, diberikan waktu perbaikan sesuai dengan tingkat penyimpangan.

Di sini, tim manajemen perusahaan bisa melakukan berbagai langkah atau tindakan korektif untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Jika telah selesai dan pihak auditor telah setuju, baru sertifikat akan diterbitkan.

8. Implementasi ISO 27001

Setelah memiliki sertifikat ISO 27001 bukan berarti tugas Anda selesai. Perusahaan harus tetap konsisten dalam menerapkan standar manajemen keamanan informasi, mengingat ini adalah sistem berkelanjutan. Bukan pula semua tugas harus dilimpahkan pada tim IT, tetapi juga membutuhkan kerja sama dari semua pihak internal perusahaan.

Manfaat Memiliki Sertifikat ISO 27001

Faktanya, kepemilikan sertifikat ISO sering kali menjadi tanda atau indikator bahwa perusahaan atau organisasi telah mampu menerapkan sistem manajemen keamanan informasi dengan baik. Hingga pada akhirnya, akan banyak manfaat yang dirasakan oleh perusahaan ketika sudah memiliki sertifikat. Berikut beberapa di antaranya:

1. Meningkatkan Citra Perusahaan

Disadari atau tidak, dengan memiliki sertifikat citra perusahaan juga akan meningkat. Entah itu di mata konsumen/pelanggan, investor atau klien, serta stakeholder terkait. Dengan bukti adanya sertifikat, investor atau klien tidak akan ragu untuk bekerja sama mengingat data dan informasi bisa dijamin keamanannya.

2. Mendatangkan Keuntungan bagi Perusahaan

Citra perusahaan yang positif, nyatanya juga akan berdampak pada keuntungan perusahaan. Entah itu di bidang pencapaian target penjualan ataupun kaitannya dengan kerja sama yang menguntungkan.

3. Syarat Menaati Peraturan

Memiliki sertifikat ISO 27001 juga bisa dibilang sebagai bentuk ketaatan perusahaan terhadap aturan hukum yang berlaku. Seperti yang diketahui, ada beberapa aturan yang berhubungan dengan keamanan informasi, sebut saja seperti; UU ITE dan Permenkominfo No.4 Tahun 2016 tentang Sistem Manajemen Pengamanan Informasi.

Itulah sekilas informasi terkait cara mendapatkan sertifikat ISO 27001 bagi perusahaan. Memang tidak mudah, namun ketika Anda sudah berhasil mendapatkannya, akan ada banyak manfaat yang bisa dirasakan.

Agar lebih mudah, Anda pun bisa memanfaatkan jasa konsultan ISO seperti Mutu Institute. Dengan bantuan ahli-ahli berpengalaman di bidangnya, bisa dipastikan proses mendapatkan sertifikat akan lebih mudah dan cepat.

Ingin mengikuti Pelatihan/Training? Belum dapat Lembaga Pelatihan yang terpercaya? Segera hubungi kami melalui [email protected] atau . Follow juga Instagram Mutu Institute di @mutu_institute untuk update pelatihan lainnya.

-
people visited this page
-
spent on this page
0
people liked this page
Share this page on
Picture of Taufik Mutu Institute
Taufik Mutu Institute

Professional Trainer