GANISPH Jasa Lingkungan Karbon adalah komoditas hijau strategis yang mencakup penyerapan dan penyimpanan karbon oleh ekosistem hutan untuk memitigasi perubahan iklim global. Melalui pelatihan komprehensif yang diselenggarakan oleh Mutu Institute, para profesional dibekali kemampuan teknis dalam menghitung cadangan biomassa dan memahami regulasi nilai ekonomi karbon. Program ini menjadi jembatan krusial bagi korporasi dan praktisi untuk mendukung pencapaian target penurunan emisi karbon di Indonesia secara akuntabel.


Depok, Mei 2026 – Mutu Institute kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan dengan sukses menyelenggarakan Pelatihan GANISPH Pemanfaatan Jasa Lingkungan Karbon (Batch 4) pada 18 – 20 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrida, memadukan teori di Training Center Mutu Institute Depok, Jawa Barat, dan praktik lapangan di kawasan hutan penelitian Center for International Forestry Research (CIFOR) di Dramaga, Bogor.
Pelatihan batch ke-4 ini dirancang khusus untuk merespons tingginya kebutuhan korporasi, praktisi kehutanan, konsultan lingkungan, serta akademisi dalam memahami regulasi mutakhir, skema perhitungan, dan implementasi nyata perdagangan karbon di Indonesia.
Bagaimana Kolaborasi Bersama Para Profesor dan Peneliti Senior BRIN?
Berbeda dari batch sebelumnya, mutu pelatihan kali ini semakin berbobot dengan hadirnya para pakar dan peneliti senior dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai narasumber utama. Para pengajar tersebut adalah:
- Dr. Lutfy Abdulah, S.Hut., M.Si.
- Prof. Dr. Nina Mindawati
- Dra. Marfuah Wardani, MP.
Kombinasi keahlian dari ketiga narasumber ini memberikan perspektif yang sangat komprehensif bagi peserta, mulai dari aspek kebijakan makro, metodologi ilmiah, hingga implementasi teknis di lapangan.



Selama tiga hari intensif, para peserta dibekali dengan lima pilar materi utama yang esensial untuk pengembangan kompetensi di sektor ekonomi hijau melalui program kami:
| Pilar Materi Utama | Output Kompetensi |
| Konsep dasar perubahan iklim global dan arsitektur perdagangan karbon. | Pemahaman Isu Makro |
| Pembaruan kebijakan dan regulasi terkait jasa lingkungan karbon di Indonesia. | Kepatuhan Hukum (Compliance) |
| Skema dan metodologi perhitungan cadangan serta serapan karbon hutan. | Kemampuan Teknis (Skill) |
| Mekanisme Monitoring, Reporting, and Verification (MRV) yang akuntabel. | Validasi & Transparansi Data |
| Strategi praktis pengembangan proyek karbon berbasis kehutanan (nature-based solutions). | Implementasi Proyek Nyata |
Bagaimana Rangkaian Kegiatan Tiga Hari Intensif Ini Berlangsung?
Program pelatihan dirancang secara sistematis selama tiga hari dengan memadukan pendalaman teori, aplikasi lapangan, dan pengukuran kompetensi:
- Hari Pertama: Pendalaman Materi KelasBertempat di Office Training Mutu Institute Depok, peserta mendapatkan pembekalan teori yang kuat mengenai arsitektur perdagangan karbon global, pembaruan regulasi karbon di Indonesia, hingga strategi pengembangan proyek berbasis kehutanan.
- Hari Kedua: Praktik Pengukuran di Hutan CIFORPeserta bertolak ke Kawasan Hutan Penelitian Center for International Forestry Research (CIFOR) di Dramaga, Bogor. Di bawah bimbingan langsung para pakar BRIN, peserta mempraktikkan langsung metodologi ilmiah di lapangan, mulai dari identifikasi jenis tegakan hingga simulasi pengukuran biomassa untuk menghitung cadangan karbon secara akurat.
- Hari Ketiga: Uji KompetensiSebagai penutup rangkaian program, seluruh peserta mengikuti sesi Uji Kompetensi yang diselenggarakan kembali di Office Training Mutu Institute Depok. Tahapan ini krusial untuk memastikan bahwa setiap peserta tidak hanya menyerap ilmu, tetapi juga memiliki kapabilitas teknis yang siap diterapkan di instansi atau perusahaan masing-masing.






Apa Harapan Mutu Institute Melalui Program Ini?
Melalui program yang komprehensif ini, Mutu Institute berharap dapat terus berkontribusi nyata dalam mendukung target penurunan emisi nasional (Enhanced NDC) serta mendorong optimalisasi nilai ekonomi hijau di sektor kehutanan Indonesia sesuai dengan koridor regulasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Berdasarkan pengalaman kami mendampingi peserta pelatihan, kendala terbesar dalam proyek karbon di lapangan adalah ketidakakuratan data awal saat pengukuran biomassa. Melalui praktik langsung di hutan CIFOR bersama para peneliti senior BRIN, kami memastikan para peserta memahami metodologi penentuan jenis tegakan secara presisi guna menghindari kesalahan fatal dalam proses Monitoring, Reporting, and Verification (MRV).



FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Mengapa penting memahami mekanisme MRV dalam proyek karbon? Mekanisme Monitoring, Reporting, and Verification (MRV) sangat krusial untuk memastikan bahwa data serapan karbon yang dilaporkan bersifat valid, transparan, dan diakui oleh pasar karbon nasional maupun internasional.
2. Siapa saja narasumber utama dalam Pelatihan Karbon Batch 4 ini? Pelatihan ini dipandu langsung oleh para pakar dan peneliti senior dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), termasuk Dr. Lutfy Abdulah, Prof. Dr. Nina Mindawati, dan Dra. Marfuah Wardani.
3. Apakah peserta langsung mempraktikkan teori perhitungan di lapangan? Ya. Pada hari kedua, seluruh peserta melakukan praktik pengukuran biomassa dan identifikasi jenis tegakan langsung di kawasan hutan penelitian CIFOR Dramaga, Bogor.
4. Bagaimana cara mengikuti batch selanjutnya untuk pelatihan ini? Anda dapat memantau jadwal berkala dan melakukan pendaftaran resmi melalui halaman Layanan Sertifikasi yang tersedia di situs web resmi Mutu Institute.