Posisi Lead Auditor di dalam sebuah perusahaan merupakan posisi yang krusial. Ada beragam tugas dan tanggung jawab yang diemban orang di posisi ini.
Audit adalah sebuah proses yang sangat penting di dalam organisasi. Melalui kegiatan ini, organisasi dapat mengetahui aspek-aspek yang membuat kerjanya tidak efektif dan efisien. Sebuah perusahaan dapat membentuk tim auditnya sendiri yang akan dipimpin oleh seorang Lead Auditor. Posisi ini mengemban tanggung jawab yang besar.
Ringkasan Tanggung Jawab
Seseorang yang berada di posisi memiliki tanggung jawab untuk memimpin sebuah tim audit di perusahaannya. Ketua tim memastikan bahwa hasil audit dilaporkan secara jujur dan tidak berpihak. Hasil audit pun harus memiliki manfaat untuk peningkatan kualitas perusahaan. Karena itu, posisi ini merupakan posisi yang sangat penting.
Sebuah perusahaan harus menunjuk Lead Auditor yang cakap di dalam menjalankan tugasnya. Proses audit yang dilakukan harus sesuai dengan standar yang diterapkan di dalam industri. Alasan lainnya adalah karena pembentukan tim audit internal menjadi tanggung jawab orang di posisi ini.
Jika mengkaji lebih dalam lagi mengenai kegiatan audit, Anda akan mengetahui bahwa ada bermacam-macam standar yang bisa diikuti. Sebuah perusahaan biasanya beroperasi sesuai dengan standar industrinya. Karena itu, setidaknya seorang ketua audit di perusahaan itu mengetahui berbagai macam standar khusus organisasinya.
5 Tugas Utama Ketua Tim Audit
Tanggung jawab yang diemban oleh ketua tim audit kemudian diterjemahkan ke dalam daftar tugas yang harus dilaksanakan. Berikut merupakan tugas utama bagi ketua tim:
1. Melakukan perencanaan audit
Ketua tim akan melakukan perencanaan audit bersama anggota tim dan pihak manajemennya. Di sini, kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan pada saat audit disusun dalam daftar yang akan diikuti anggota tim. Selanjutnya, dilakukan penyusunan timeline audit yang juga perlu dijalankan tepat waktu.
2. Menentukan parameter yang akan diukur
Tanggung jawab berikutnya dari seorang ketua tim adalah menentukan parameter yang harus diukur di dalam proses audit. Parameter yang diukur idealnya mengikuti standar, seperti misalnya kegiatan audit SMK3. Auditor juga bisa jadi menggunakan parameter tambahan yang disesuaikan dengan kondisi internal di perusahaan.
3. Memastikan bahwa alat pendukung proses audit dalam kondisi prima
Kegiatan-kegiatan audit membutuhkan alat penunjang. Pada industri-industri yang bersifat teknis, kegiatan audit mencakup pengukuran. Seorang Lead Auditor wajib memastikan bahwa semua alat yang dibutuhkan tersedia pada waktu yang ditentukan. Selain itu, kondisi alat harus prima agar pengukurannya akurat.
4. Mengidentifikasi proses atau operasionalisasi perusahaan
Tugas utama berikutnya adalah mengidentifikasi proses atau operasionalisasi perusahaan, terutama yang tidak sesuai dengan standar. Seorang ketua tim audit perlu dengan cepat mengidentifikasi proses tersebut untuk memastikan bahwa akan ada perbaikan yang bisa dilakukan setelah kegiatan audit terselesaikan.
5. Memonitor proses penyusunan laporan audit
Penyusunan laporan audit juga menjadi tanggung jawab orang yang berada di posisi ini. Anggota tim akan menyusun laporan, tetapi dengan supervisi ketat agar laporan yang dihasilkan memenuhi kualitas yang diharapkan. Berikut merupakan hal-hal yang perlu diikutsertakan di dalam laporan audit:
- Profil perusahaan yang diaudit
- Cakupan kegiatan audit
- Kerangka waktu pelaksanaan kegiatan audit
- Daftar anggota tim beserta dengan tugasnya
- Dokumentasi mengenai aktivitas perusahaan yang sesuai dan tidak sesuai dengan standar
- Kesimpulan mengenai hasil audit
- Saran perbaikan operasional perusahaan
- Evaluasi dari kegiatan audit yang dilakukan
Tugas seorang ketua kegiatan audit bukanlah tugas yang mudah untuk dilakukan. Perusahaan harus memilih orang yang tepat di antara karyawannya untuk melakukan supervisi dalam kegiatan ini. Proses audit yang dijalankan tanpa memenuhi standar yang seharusnya akan menghambat perkembangan perusahaan.
Perusahaan sangat disarankan untuk membekali karyawannya dengan kemampuan audit yang baik, terutama untuk menjadi seorang Lead Auditor. Mutu Institute merupakan lembaga pelatihan yang menawarkan program-program pelatihan mengenai standardisasi internasional.
Ingin mengikuti Pelatihan/Training? Belum dapat Lembaga Pelatihan yang terpercaya? Segera hubungi kami melalui [email protected] atau . Ikuti Training sesuai kebutuhan Anda Bersama Kami. Anda dapat mengajukan pelatihan sesuai kebutuhan perusahaan maupun individu. Hubungi Mutu Institute sekarang juga. Follow juga Instagram Mutu Institute di @mutu_institute untuk update pelatihan lainnya.
Referensi:
https://mutuinstitute.com/audit-1/
Who is a Lead Auditor-Internal Auditor Responsibilities