Mutu Institute Sukses Selenggarakan Pelatihan Refreshment ISPO Permentan 33 Tahun 2025 bersama PT. Dharma Satya Nusantara Tbk Muara Wahau

Sertifikasi ISPO berdasarkan Permentan 33 Tahun 2025 mewajibkan perusahaan sawit memperbarui tata kelola keberlanjutan sesuai indikator terbaru. Melalui pelatihan refreshment ini, tim operasional dapat memitigasi risiko temuan audit, memperkuat legalitas lahan, dan memastikan kepatuhan terhadap standar keberlanjutan global. Mutu Institute baru saja sukses mengawal PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN Group) dalam transisi regulasi ini pada Februari 2026.


Mutu Institute telah sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Refreshment ISPO berdasarkan Permentan 33 Tahun 2025 bersama PT Dharma Satya Nusantara Tbk unit Muara Wahau pada tanggal 4 – 5 Februari 2026.

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan implementasi standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) sesuai dengan regulasi terbaru, yaitu Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 33 Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbarui pemahaman tim manajemen dan operasional terkait perubahan kebijakan, prinsip, kriteria, serta indikator yang berlaku dalam sistem sertifikasi ISPO.


Apa Saja Materi yang Dibahas dalam Pelatihan ISPO Terbaru?

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pemaparan materi yang mencakup:

  • Update regulasi dan kebijakan ISPO terbaru (Fokus pada Permentan 33/2025).
  • Penyesuaian prinsip dan kriteria berdasarkan Permentan 33 Tahun 2025.
  • Penguatan aspek legalitas, tata kelola perkebunan, dan keberlanjutan.
  • Implementasi praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit.
  • Strategi pemenuhan dokumen dan kesiapan audit ISPO.

Untuk memberikan gambaran jelas mengenai perubahan regulasi, berikut adalah tabel ringkasan fokus utama:

Komponen AuditStandar ISPO LamaStandar Permentan 33 Tahun 2025
Aspek LegalitasFokus pada HGU StandarPenekanan pada Ketertelusuran (Traceability) & STDB
LingkunganPengelolaan Limbah UmumMitigasi Emisi GRK & Konservasi Nilai Konservasi Tinggi
Sosial MasyarakatCSR KonvensionalPenguatan Kemitraan Strategis & Hak Tenaga Kerja
DokumentasiBerbasis Kertas (Paper-based)Digitalisasi Data & Integrasi Sistem Informasi Geografis

Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi, studi kasus, serta pembahasan pengalaman lapangan guna memastikan peserta dapat memahami secara komprehensif penerapan standar ISPO di unit operasional Muara Wahau.

Melalui kegiatan refreshment ini, diharapkan seluruh peserta mampu meningkatkan kompetensi serta kesiapan perusahaan dalam menghadapi audit sertifikasi maupun surveillance ISPO, sekaligus memperkuat komitmen terhadap praktik perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Komitmen Mutu Institute untuk Sektor Perkebunan Berkelanjutan

Mutu Institute terus berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor perkebunan dan lingkungan melalui berbagai program pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan yang profesional dan berbasis regulasi terkini. Dengan pemahaman yang tepat terhadap Permentan 33 Tahun 2025, perusahaan tidak hanya patuh secara hukum, tetapi juga meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar internasional.

Optimalkan Kesiapan Audit ISPO Perusahaan Anda Bersama Kami.

[Dapatkan Jadwal Pelatihan & Pendampingan ISPO 2026 di Sini]

Mari Bergabung Bersama Mutu Institute

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelatihan lainnya, kunjungi situs resmi Mutu Institute atau hubungi tim kami melalui kontak yang tersedia. 

WhatsApp di 0817 7043 8915 (Chandra) atau ikuti kami di Instagram untuk melihat update pelatihan dan informasi terbaru.

Anda juga bisa mengunjungi saluran Youtube kami untuk melihat dokumentasi – dokumentasi selama pelatihan.

Kami juga mempunyai komunitas di Facebook untuk berdiskusi.

www.mutuinstitute.com


FAQ: Pertanyaan Terkait Sertifikasi ISPO Permentan 33/2025

1. Apakah Permentan 33 Tahun 2025 wajib bagi seluruh perkebunan sawit?

Ya, sesuai regulasi terbaru tahun 2026, seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia wajib melakukan penyesuaian prinsip dan kriteria berdasarkan Permentan ini untuk mempertahankan sertifikasi ISPO mereka.

2. Apa perbedaan utama Permentan 33/2025 dengan regulasi ISPO sebelumnya?

Perbedaan utama terletak pada pengetatan aspek ketertelusuran rantai pasok, integrasi data digital, serta standar pengelolaan lingkungan yang lebih selaras dengan tuntutan pasar global terkait emisi karbon.

3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk transisi ke standar ISPO terbaru?

Waktu transisi sangat bergantung pada kesiapan dokumen dan sistem di perusahaan. Pelatihan refreshment seperti yang dilakukan PT Dharma Satya Nusantara Tbk adalah langkah tercepat untuk mempercepat proses transisi tersebut (biasanya memakan waktu 3-6 bulan untuk persiapan audit).

-
people visited this page
-
spent on this page
0
people liked this page
Share this page on

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Partner: AWSBET ABC1131 BANDAR TOTO ABC1131 AMP ABC1131